Hasil Coventry City vs Manchester United: Skor 3-3 (Pen. 2-4)
Asad Arifin | 22 April 2024 00:28
Bola.net - Manchetser United sukses mengamankan tiket terakhir ke final FA Cup 2023/2024. Berhadapan dengan Coventry City, Setan Merah menang melalui adu penalti.
Manchester United berhasil unggul berkat gol Scott McTominay, Harry Maguire dan Bruno Fernandes. Sementara Coventry City berhasil menyamakan kedudukan berkat gol Ellis Simms, Callum O'Hare dan Haji Wright.
Di babak adu penalti, Casemiro gagal melakukan tugasnya. Namun dua penendang Coventry, Callum O'Hare dan Ben Sheaf gagal melakukan tugasnya, sehingga MU menang penalti 4-2.
Berkat kemenangan ini, MU berhasil memastikan diri lolos ke final FA Cup 2023/2024. Mereka sudah ditunggu sang tetangga, Manchester City yang berhasil lolos lebih dahulu usai mengalahkan Chelsea di semifinal pertama kemarin.
Simak jalannya pertandingan di bawah ini.
Babak Pertama

Laga yang digelar di Wembley ini berjalan satu arah. Manchester United mendominasi penguasaan bola sejak awal.
Namun Setan Merah mengalami kesulitan untuk mencetak peluang bersih. Pasalnya Coventry bertahan dengan dalam sehingga membuat para penyerang MU frustrasi.
Coventry juga sesekali melakukan serangan balik, namun serangan balik mereka selalu mampu diredam barisan bek MU.
Setelah melakukan sejumlah percobaan, MU akhirnya pecah telur di menit ke-23. Berawal dari pergerakan Diogo Dalot di sisi kanan, sang bek melepaskan umpan silang mendatar yang berhasil disontek oleh Scott McTominay menjadi gol di depan gawang. MU unggul 1-0 atas Coventry.
Gol tersebut membuat MU semakin percaya diri dalam menyerang. Coventry juga tidak bertahan terlalu dalam, di mana mereka perlu mencetak gol penyama kedudukan.
Di menit ke-38, MU nyaris unggul berkat tendangan keras Marcus Rashford, namun bola berhasil ditepis oleh penjaga gawang Coventry, Collins.
Di masa injury time, MU sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Berawal dari sepak pojok Bruno Fernandes, bola berhasil ditanduk dengan sempurna oleh Harry Maguire menjadi gol. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua

Di babak kedua, jalannya pertandingan semakin intens. Coventry City memutuskan untuk tampil lebih agresif untuk memangkas defisit dua gol di babak pertama.
Peluang berbahaya pertama di babak kedua ini dibuat oleh Bruno Fernandes melalui tembakan dari luar kotak penalti, namun bola masih melebar tipis dari gawang Coventry.
Setelah serangkaian jual beli serangan, MU sukses memperlebar kedudukan menjadi 3-0 di menit ke-59. Berawal dari skema serangan balik, Marcus Rashford memberikan bola kepada Bruno di kotak penalti, sang playmaker menahan bola, lalu melepaskan tembakan mendatar yang masuk ke gawang Coventry.
Meski tertinggal tiga gol, Coventry City tidak patah arang. Di menit ke-71, mereka berhasil memperkecil kedudukan menjadi 3-1, setelah umpan silang Fabio Tavares diselesaikan dengan sempurna oleh Ellis Simms menjadi gol.
Gol itu membuat The Sky Blues semakin percaya diri. Di menit ke-79, mereka berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-3 setelah tendangan Callum O'Hare mengenai punggung Wan-Bissaka dan bola sedikit berbelok arah dan masuk ke gawang MU.
Di masa injury time, MU dihukum penalti setelah Aaron Wan-Bissaka melakukan handsball di kotak terlarang. Haji Wright yang ditunjuk sebagai eksekutor sukses melakukan tugasnya dengan baik sehingga kedudukan sama kuat 3-3 dan pertandingan harus dilanjutkan ke babak extra time.
Extra Time dan Adu Penalti

Babak extra time berjalan sengit. Kedua tim dengan stamina yang tersisa mencoba untuk mencetak gol.
MU nyaris kembali unggul 4-3 melalui tembakan keras Bruno Fernandes dari luar kotak penalti. Namun sayang bola mengenai mistar gawang.
Di akhir babak tambahan waktu pertama, MU nyaris mencetak gol melalui pemain pengganti, Omari Forson, namun bola masih bisa ditepis oleh Collins.
Di awal babak tambahan waktu kedua, Harry Maguire mengancam gawang Coventry City melalui tembakan sudut sempitnya, namun bola berhasil ditepis oleh Collins.
Coventry juga punya peluang emas melalui tembakan Haji Wright dari skema serangan balik. Namun sayang tembakannya masih melebar tipis. Beberapa menit berselang, Ellis Sims melepaskan tembakan jarak dekat namun bola mengenai mistar gawang MU.
Di masa injury time babak kedua, pendukung Coventry City bersorak gembira setelah Torp membobol gawang Onana. Namun VAR menganulir gol itu karena Simms sudah berada di posisi offside saat memberikan umpan kepada Torp. Laga dilanjutkan ke babak adu penalti.
Di babak adu penalti, terjadi drama.
Penendang penalti pertama MU, Casemiro gagal melakukan tugasnya. Penendang ketiga Coventry, O'Hare gagal melakukan tugasnya. Penendang keempat Coventry Sheaf gagal melakukan tugasnya. Rasmus Hojlund yang jadi penendang terakhir MU sukses melakukan tugasnya dengan baik, sehingga MU menang dengan skor 4-2.
Susunan Pemain Kedua Tim

Coventry City (3-4-1-2): Collins; Kitching, Latibeaudiere, Thomas; Bidwell, Eccles, Sheaf, van Ewijk; O'Hare; Wright, Simms
Pelatih: Mark Robins
Manchester United (4-2-3-1): Onana; Wan-Bissaka, Maguire, Casemiro, Dalot; Mainoo, McTominay; Rashford, Fernandes, Garnacho; Hojlund
Pelatih: Erik Ten Hag
Statistik Pertandingan

Coventry City - Manchester United
Goals: 3-3
Total Shots: 18-28
Shots on Target: 5-6
Posession: 42%-58%
Fouls: 8-10
Offsides: 1-1
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
Manchester United Siap Kejutkan Dunia dengan Bajak Alexis Mac Allister dari Liverpool
Liga Inggris 16 Februari 2026, 22:18
-
3 Sorotan Menjelang Laga Girona vs Barcelona
Liga Spanyol 16 Februari 2026, 22:02
-
Kylian Mbappe Siap Tampil saat Real Madrid Hadapi Benfica di Liga Champions
Liga Champions 16 Februari 2026, 21:53
LATEST UPDATE
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Inter 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 10:43
-
Prediksi Qarabag FK vs Newcastle 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 10:29
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
