Hasil Pertandingan Southampton vs Liverpool: Skor 1-6
Editor Bolanet | 3 Desember 2015 04:42
pesta gol 1-6 ketika bertamu ke St Mary's Stadium untuk menghadapi Southampton di perempat final Capital One Cup, Kamis (03/12).
Southampton gagal bermain dominan walau tampil di hadapan para pendukungnya sendiri. Sementara itu Liverpool tampil taktis, efisien, dan sabar. Walau sempat tertinggal dari gol Sadio Mane, The Reds bisa membalas melalui Daniel Sturridge (dua gol), Divock Origi (tiga gol) dan Jordon Ibe.
Sebagai tuan rumah, Southampton langsung tampil menggebrak di awal pertandingan ini. Liverpool pun keteteran menghadapi serangan mereka.
Hasilnya pun langsung terlihat pada detik ke-41. Umpan crossing Ryan Bertrand meluncul mulus ke dalam kotak 16 meter. Umpan matang itu langsung disambar dengan tandukan Sadio Mane yang lolos dari pengawalan Alberto Moreno. 1-0.
Liverpool ternyata tak panik walau tertinggal satu gol. Mereka berusaha bermain dengan tenang sembari menurunkan tempo permainan. Sedikit demi sedikit, mereka mulai bisa menguasai jalannya pertandingan dan berhasil mengalirkan bola sampai kotak penalti lawan.
Taktik tersebut berbuah manis pada menit ke-26. Umpan dari Joe Allen membuat Daniel Sturridge hanya tinggal berhadapan dengan satu bek lawan. Walau demikian, dari sudut yang cukup sempit, ia melepas tendangan keras dengan kaki kirinya ke tiang jauh. Gol! 1-1.
Performa apik Liverpool terus berlanjut setelah berhasil menyamakan kedudukan. Emre Can memberikan umpan matang nan cantik ke dalam kotak penalti Soton di menit ke-29. Umpan itu langsung disambar dengan tendangan kaki kanan Sturridge. The Reds kini berbalik unggul 1-2.
Liverpool terus bermain cukup dominan setelah membalikkan keadaan. Pertahanan mereka sangat solid dan nampak tajam ketika menyerang. Dan sekali lagi, kesabaran pasukan Jurgen Klopp tersebut membuahkan hasil bagus. Di menit ke-45, tendangan keras Alberto Moreno sedikit menyentuh Divock Origi dan bola pun masuk dengan mulus ke gawang Stekelenburg.
Liverpool akhirnya mengakhiri laga babak pertama dengan skor 1-3.
Di babak kedua, Ronald Koeman mengubah taktiknya. Soton dibuatnya bermain lebih agresif. Dusan Tadic cs diinstruksikan untuk mengejar bola sampai ke lini belakang Liverpool.
Permainan itu sempat membuat The Reds kerepotan selama beberapa saat. Mereka pun akhirnya mengandalkan strategi counter attack saja. Ternyata skema tersebut terbukti manjur.
Di menit ke-68, Ibe memberikan umpan matang pada Origi ke dalam kotak penalti Soton. Dengan sekali tendang, gawang Stekelenburg kembali jebol. Skor kini menjadi 1-4 bagi keunggulan Liverpool.
Gol ini rupanya membuat mental Soton goyah. Mereka nampak tak lagi cukup bersemangat mengejar ketertinggalannya. Alhasil, kesempatan itu kembali dimanfaatkan oleh The Reds untuk menambah pundi-pundi golnya.
Kali ini, mereka berhasil mencetak gol melalui Jordon Ibe di menit ke-72. Winger muda Liverpool itu menendang bola dengan keras ke sudut kiri gawang Soton setelah mendapat umpan crossing dari Alberto Moreno.
Liverpool tak mengendurkan permainannya walau sudah unggul dengan telak. Di menit ke-86, The Reds melancarkan serangan dari sisi kiri. Sang pemain pengganti, Brad Smith, mengirim umpan crossing matang ke tengah kotak penalti. Umpan tersebut langsung disantap dengan tandukan Origi. Ia pun mencetak hattrick perdananya bagi klub Merseyside tersebut.
Gol dari Origi tersebut menutup jalannya pertandingan ini. Liverpool pulang dengan bekal kemenangan 1-6 dan lolos ke babak semifinal.
Statistik Southampton vs Liverpool:
Penguasaan bola: 46% - 54%
Shot (on goal): 12 (3) - 14 (7)
Pelanggaran: 10 - 10
Offside: 01- 1
Kartu kuning: 0 - 2
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Southampton (4-2-3-1): Stekelenburg; Cedric (Ward-Prowse 64'), Caulker, Van Dijk, Bertrand; Clasie (Long 63'), Wanyama; Mane, Davis (c) (Vidal 77'), Tadic; Pelle.
Liverpool (4-3-2-1): Bogdan; Randall, Skrtel, Lovren, Moreno (Smith 77'); Allen (Henderson 74'), Lucas (c), Can; Origi, Lallana; Sturridge (Ibe 59'). (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Peringatan Keras Virgil van Dijk soal Kebiasaan Liverpool Bermain Ceroboh
Liga Inggris 19 Januari 2026, 06:00
-
Juventus Abaikan Chiesa, Alihkan Fokus ke Maldini, Ini Alasannya
Liga Italia 19 Januari 2026, 00:49
-
Xabi Alonso Dipecat Real Madrid, Klub Bundesliga Bergerak Mendekati
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 00:27
-
Liverpool Tetapkan Target Minimal untuk Arne Slot Musim Ini
Liga Inggris 18 Januari 2026, 23:21
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






