Hazard Berterima Kasih Kepada Semua Pelatih, Termasuk Mourinho yang Spesial
Richard Andreas | 13 Februari 2019 12:20
Bola.net - - Bintang Chelsea, Eden Hazard mengaku bersyukur karena pernah merasakan dilatih oleh banyak pelatih-pelatih terbaik di dunia sepak bola. Dia merasa telah mendulang banyak ilmu dari pelatih-pelatih tersebut, ilmu yang membuatnya mampu jadi salah satu pemain terbaik di dunia saat ini.
Hazard saat ini layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Dia memiliki kemampuan individu yang fantastis, sekaligus mampu bermain untuk tim. Dia bukanlah pemain egois yang mementingkan dirinya sendiri.
Selama berkarier di dunia sepak bola, Hazard sudah meraskan banyak sentuhan tangan pelatih. Dia sudah berlatih bersama tim profesional Lille di usia 12 tahun, dan kini di usia 28 tahun dia menjelma jadi salah satu pemain terbaik.
Sepanjang kariernya, Hazard mengaku bersyukur pernah dimbing oleh banyak pelatih. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bantuan Pelatih
Hazard sudah pernah mengalami banyak pergantian pelatih. Dia tiba di Chelsea pada Juni 2012, di era Roberto Di Matteo. Sejak saat itu, dia pernah berlatih di bawah bimbingan Rafael Benitez, Jose Mourinho, Guus Hiddink, Antonio Conte, dan saat ini Maurizio Sarri.
"Semua pelatih yang pernah membantu saya bermain telah memberikan sesuatu. Mulai dari awal karier saya bersama Claude Puel di Lille, sampai sekarang dengan Maurizio Sarri. Mereka semua melihat sepak bola dengan cara berbeda, dan karena itulah saya bisa jadi pemain seperti saat ini," kata Hazard di laman resmi Chelsea.
"Mereka telah memberikan saran yang penting. Jose Mourinho spesial, tapi cara Sarri dan Garcia bermain lebih seperti filosofi sepak bola, bagaimanapun mereka semua telah memberikan banyak hal pada saya."
Sejak Kecil

Hazard mengaku sudah mengenal sepak bola sejak masih sangat belia. Dia bermain di dekat lapangan dekat rumahnya, dia berlatih bersama tim desanya dan saat itulah bakat Hazard mulai terlihat.
"Saya mulai bermain sepak bola di usia yang sangat muda. Ayah baptis saya merupakan manajer dari tim desa saya dan taman saya tepat di sebelah lapangan. Saya melihat mereka bermain dan saya meminta izin Ayah saya untuk bergabung, dan dia mengizinkan."
"Saya masih berusia empat atau lima tahun, dan mereka berusia delapan atau sembilan tahun, jadi saya pergi berlatih dengan mereka, dan saya cukup bagus, jadi ayah baptis saya berkata pada ayah saya bahwa dia merasa saya bisa melakukan sesuatu di sepak bola," pungkasnya.
Berita Video
Berita video rapor para pemain Manchester United saat kalah 0-2 pada leg I 16 Besar Liga Champions 2018-2019, Selasa (12/2/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:00
-
Live Streaming Wrexham vs Chelsea - Link Nonton Piala FA/FA Cup di Vidio
Liga Inggris 7 Maret 2026, 17:45
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48












