Hazard Lebih Suka Sarri Dibanding Conte dan Mourinho
Dimas Ardi Prasetya | 3 September 2018 17:40
- Winger Chelsea Eden Hazard mengaku lebih suka sistem yang diterapkan oleh Maurizio Sarri ketimbang gaya yang diusung oleh Antonio Conte ataupun Jose Mourinho.
Sejak memperkuat Chelsea, Hazard selalu menjadi bagian vital dari permainan klub yang bermarkas di Stamford Bridge tersebut. Baik di era Mourinho ataupun di era Conte.
Di bawah asuhan kedua manajer itu, Hazard meraih sukses besar. Ia berhasil membantu klub meraih empat gelar juara.
Gelar itu adalah dua gelar Premier League. Ia juga sekali memenangkan trofi EFL dan FA Cup.
Suka 'Sarri-ball'

Skuat Chelsea saat ini masih dalam proses awal menerapkan 'Sarri-ball'. Dan meski saat ini masih dalam tahap awal, namun Hazard begitu terkesan dengan gaya main yang diterapkan oleh manajer asal Italia tersebut.
Saya suka menguasai bola, katanya kepada Chelsea TV. Tidak di area tim saya sendiri, tetapi dalam 30 meter terakhir, tegasnya.
Saya suka jenis permainan ini, itu benar-benar berbeda dari Antonio Conte atau [Jose] Mourinho sebelumnya. Seperti yang saya katakan, kami menguasai lebih banyak bola sehingga bagi saya itu tidaklah buruk.
Bantu Juara

Musim ini Chelsea tampil solid. Dari empat pertandingan, mereka terus meraih kemenangan.
Hal ini membuat Hazard merasa senang. Ia pun termotivasi untuk membantu Chelsea jadi juara pada musim ini.
Tentu saja, pada akhirnya kami ingin bersaing untuk tiga besar. Kami ingin menjadi juara di akhir, walaupun tahu itu akan sulit karena Manchester City, Liverpool, dan Tottenham sangat kuat. Jadi kita lihat saja di akhir, tetapi kami ingin di puncak, ujar Hazard dikutip dari Goal.
Kami bisa lebih baik [di laga melawan Bournemouth], tentu saja. Hari ini kami tidak kebobolan, itu poin bagus. Kami mencetak dua gol, mungkin seharusnya bisa lebih, seperti biasanya. Kami bisa berkembang, kepercayaan diri itu ada, lanjutnya.
Berita Video

Berita video momen-momen tak terlupakan setelah laga atlet Indonesia di Asian Games 2018.
(ctv/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Melihat Peran Krusial Rodri dan Silva: Rahasia Man City Kalahkan Arsenal
Liga Inggris 21 April 2026, 16:45
-
Situasi Sudah Genting! Chelsea Mungkin Tidak Main di UCL Musim Depan
Liga Inggris 21 April 2026, 16:15
LATEST UPDATE
-
Bonucci Ingin Guardiola Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 21 April 2026, 20:26
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A
Liga Italia 21 April 2026, 20:15
-
Arsenal Krisis di Momen Penentuan: Kena Mental dan Habis Napas
Liga Inggris 21 April 2026, 20:15
-
AC Milan dan Filosofi Corto Muso: Menang Tipis, tetapi Konsisten
Liga Italia 21 April 2026, 20:06
-
Prediksi PSG vs Nantes 23 April 2026
Liga Eropa Lain 21 April 2026, 19:59
-
Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Tak Peduli Kombinasi Penyerang
Liga Italia 21 April 2026, 19:58
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Persija 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:52
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bhayangkara FC 22 April 2026
Bola Indonesia 21 April 2026, 19:47
-
Analisis: Pep Guardiola Pakai Cara 'Kuno' untuk Buat Arsenal Tak Berkutik
Liga Inggris 21 April 2026, 19:14
-
Liga Inggris 21 April 2026, 18:48

-
Link Nonton Streaming Real Madrid vs Alaves - Pekan ke-33 La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 18:32
-
Situasi Berubah, Sekarang Man United Didesak Rekrut Declan Rice!
Liga Inggris 21 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59






