High Press dan Low Press, Inilah Teknik Bertahan yang Sedang Coba Dikuasai MU
Richard Andreas | 18 Februari 2021 11:00
Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer bicara cukup panjang soal usaha mengembangkan kualitas pertahanan Manchester United. Menurutnya ada dua teknik bertahan yang sudah dicoba MU sejauh ini.
Musim ini pertahanan MU memang bukan jadi kekuatan mereka. Justru barisan bek beberapa kali membuat blunder fatal yang berujung pada kekalahan atau hasil imbang.
Meski demikian, Solskjaer yakin ada perkembangan yang sudah ditunjukkan Harry Maguire dkk. MU sebagai tim pun sudah mengembangkan teknik bertahan beberapa tahun terakhir.
Apa maksud Solskjaer? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Gaya defensif MU
Menurut Solskjaer, gaya bertahan MU dapat dibagi dalam dua kategori. Awalnya mereka bertahan lebih dalam dan mengandalkan serangan balik, kini mereka menerapkan garis pertahanan tinggi dan lebih agresif. Dua teknik ini bisa digunakan bergantian sesuai dengan lawan.
"Untuk periode yang cukup lama kami bisa jadi tim dengan serangan balik yang sangat bagus. Kami meraih hasil-hasil apik dan memberikan performa apik dengan bertahan lebih dalam," ujar Solskjaer di Manutd.com.
"[Namun], saya kira dalam satu setangah tahun terakhir kami terus mencoba mengirim bola lebih tinggi ke depan, supaya lawan tidak punya kesempatan menekan kami."
"Itu adalah lapisan pertahanan lain yang sudah kami kembangkan," imbuhnya.
Temukan keseimbangan
Dua teknik bertahan itu dikenal dengan sebutan high press dan low press. MU harus bisa menguasai keduanya dan menerapkannya bergantian, itulah yang masih jadi PR untuk Solskajer sampai sekarang.
"Sekarang bisakah kami menemukan keseimbangannya? Bisa kami mengawinkan keduanya, yakni high press dan low press, plus para gelandang lebih berbahaya dalam serangan balik dengan merebut bola di posisi-posisi penting?" lanjut Solskjaer.
"Bukan hanya bertahan, tapi soal merebut bola di posisi bagus untuk membangun serangan. Itulah yang selalu jadi bagian dari MU, yakni menyerang dengan cepat," tandasnya.
Sumber: Manchester United
Baca ini juga ya!
- Ironi Manchester United: Tim dengan Gol Terbanyak tapi Para Penyerang Tumpul
- 5 Pelajaran Kemenangan Man City atas Everton: Makin Gacor, Lupa Rasanya Ketinggalan
- Nicolas Pepe Mulai Bermain Layaknya Pemain Termahal Arsenal, Berkat Arteta Nih?
- Manchester City Terus-Terusan Menang, Netizen: Kami Bosan!
- Man of the Match Everton vs Manchester City: Phil Foden
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









