Ibra Sudah Ogah Cicipi Premier League
Editor Bolanet | 13 September 2013 08:53
- Bomber Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic menutup rapat-rapat pintu untuk mencicipi Premier League di sisa karirnya.
Penyerang raksasa asal Swedia itu sudah mengecap sukses di banyak klub dan liga dalam petualangan panjangnya. Membela seragam beberapa klub besar Eropa, ia sudah merasakan gelar juara di Belanda, Italia, Spanyol dan Prancis.
Dari semua liga besar Eropa, hanya Premier League yang belum pernah dirasakannya, tetapi Ibra sudah tak punya minat untuk mencoba sepakbola Inggris. Datang ke Inggris? Waktu saya sudah lewat, tegasnya.
Ibra juga menegaskan komitmennya untuk Les Parisiens dengan menambahkan, Usia saya sudah di atas 30 tahun, hubungan saya dengan PSG, dengan tim sungguh baik. Saya merasa bisa mengeluarkan semua kemampuan di PSG. Saya punya tanggung jawab besar juga di PSG.
Namun ia kemudian memberi sinyal jika situasinya masih bisa berubah di masa depan. Anda tak pernah tahu dalam sepakbola. Saat saya ke , saya seperti hidup dalam mimpi - saya pikir akan di sana lima tahun, tapi pada akhirnya cuma setahun. Jadi tiap kali saya merencanakan masa depan, saya mengubah itu, tutupnya. (espn/row)
Penyerang raksasa asal Swedia itu sudah mengecap sukses di banyak klub dan liga dalam petualangan panjangnya. Membela seragam beberapa klub besar Eropa, ia sudah merasakan gelar juara di Belanda, Italia, Spanyol dan Prancis.
Dari semua liga besar Eropa, hanya Premier League yang belum pernah dirasakannya, tetapi Ibra sudah tak punya minat untuk mencoba sepakbola Inggris. Datang ke Inggris? Waktu saya sudah lewat, tegasnya.
Ibra juga menegaskan komitmennya untuk Les Parisiens dengan menambahkan, Usia saya sudah di atas 30 tahun, hubungan saya dengan PSG, dengan tim sungguh baik. Saya merasa bisa mengeluarkan semua kemampuan di PSG. Saya punya tanggung jawab besar juga di PSG.
Namun ia kemudian memberi sinyal jika situasinya masih bisa berubah di masa depan. Anda tak pernah tahu dalam sepakbola. Saat saya ke , saya seperti hidup dalam mimpi - saya pikir akan di sana lima tahun, tapi pada akhirnya cuma setahun. Jadi tiap kali saya merencanakan masa depan, saya mengubah itu, tutupnya. (espn/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
LATEST UPDATE
-
Chivu Buka Peluang Rotasi Kiper Inter Milan untuk Final Coppa Italia
Liga Italia 22 April 2026, 18:21
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
-
Como Menggebrak Serie A: Mimpi Liga Champions Itu Nyata
Liga Italia 22 April 2026, 17:00
-
3 Opsi Kiper Cadangan yang Sedang Dipertimbangkan Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 16:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















