Ini Alasan Mengapa Sadio Mane Kalah Tajam dari Mohamed Salah di Liverpool
Ari Prayoga | 17 April 2021 03:20
Bola.net - Mantan pemain Liverpool, John Barnes menilai bahwa menurunnya performa Sadio Mane musim ini banyak disebabkan oleh badai cedera yang menyerang skuad The Reds.
Musim ini Mane tercatat 'baru' mencetak 12 gol di semua kompetisi. Angka ini tentu saja mengalami penurunan drastis dari rekor gol yang diciptakan pemain asal Senegal itu di musim-musim sebelumnya.
Catatan gol Mane jelas berbeda jauh dari jumlah 28 gol yang telah dicetak sang partner, Mohamed Salah. Banyak pihak pun kerap bertanya mengapa Mane selalu kalah produktif dari Salah.
Penilaian Barnes
Menurut Barnes, tak adil jika membandingkan produktivitas gol Mane dan Salah karena peran kedua pemain di skuad asuhan Jurgen Klopp cukup berbeda.
“Jika Anda melihat tim Liverpool, dengan pemain yang absen, Sadio Mane jelas terpengaruh. Mungkin itu lebih mempengaruhinya daripada Mohamed Salah, tapi itu karena permainan mereka berbeda satu sama lain. Mane mengandalkan gelandang dan bek yang memberinya bola, sedangkan Salah mengandalkan Mane untuk membantunya," ujar Barnes kepada Goal International.
"Mereka [Mane dan Salah] tidak pernah mencetak jumlah gol yang sama dalam satu musim, Salah selalu mencetak lebih banyak," tambahnya.
"Orang-orang selalu mencari alasan dan alasan mengapa [Salah mencetak gol lebih banyak], sama dengan Roberto Firmino, yang juga memberi Anda lebih dari sekadar mencetak gol. Mohamed Salah adalah pencetak gol utama, Anda tidak boleh membandingkan keduanya.” tegasnya.
Keyakinan Barnes
Menurunnya performa Mane belakangan ini membuat banyak pihak menyarankan kepada Klopp agar menepikan pemain 29 tahun tersebut. Namun, Barnes tak sependapat.
"Banyak orang mengatakan bahwa Sadio Mane perlu istirahat, tetapi dia tidak perlu istirahat karena dia tidak lelah. Dia bermain bagus, tim mulai bermain lebih konsisten dan para pemain di sekitarnya bermain lebih baik," tutur Barnes.
"Dia memainkan semua pertandingan karena dia fit dan bermain bagus, meskipun semua orang berjuang dengan kepercayaan diri. Setiap pertandingan dia adalah ancaman dengan dan tanpa bola, dan meskipun segalanya mungkin tidak berjalan baik untuknya, dia masih membantu tim," lanjutnya.
"Sadio Mane sedang mengalami penurunan performa dan mendapatkan kepercayaan dirinya kembali dari waktu ke waktu, jadi mengistirahatkannya tidak akan membantunya." tandasnya.
Sumber: Goal International
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37












