Ini Detail Seremoni Liverpool Angkat Trofi Premier League, Termasuk Trofi Diambil Sendiri
Aga Deta | 22 Juli 2020 15:39
Bola.net - Liverpool sudah mengunci gelar juara Premier League sejak pekan ke-31. The Reds lalu akan secara resmi mengangkat trofi Premier League setelah laga kontra Chelsea di Anfield, Kamis (23/7/2020) dini hari WIB.
Media-media Inggris mengungkap berbagai detail tentang seremoni yang sudah ditunggu-tunggu fans The Reds di seluruh dunia tersebut.
Seperti dilansir Mirror, Selasa (21/7/2020), seremoni akan dibuat semeriah mungkin meskipun tak boleh ada suporter atau penonton untuk menyaksikan langsung di Anfield demi mencegah penyebaran Covid-19. Meski begitu, Liverpool berkomitmen mengemas acara seistimewa mungkin.
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menggambarkan penantian mengangkat trofi Premier League seperti menunggu perayaan Natal. Dia mengaku bangga akhirnya punya kesempatan meraih trofi itu dengan tangannya secara langsung. Apalagi, sepanjang musim ini The Reds tampil dominan dan nyaris tak tersentuh tim-tim lain.
Liverpool jelas ingin acara itu berlangsung spesial. Bagaimana pun, mereka telah menunggu selama 30 tahun untuk kembali mencicipi gelar liga. Bahkan, ini gelar pertama The Reds di era Premier League.
Manajemen klub juga sudah mengimbau supaya suporter The Reds menyaksikan acara spesial itu dari rumah masing-masing. Suporter dilarang berkerumun di dekat stadion maupun jalanan Kota Liverpool.
Seperti apa detail seremoni Liverpool angkat trofi Premier League? Berikut lima di antaranya, seperti dilansir Mirror.
1. Seremoni di Tribune The Kop
Seremoni Liverpool mengangkat trofi Premier League akan digelar di tribune The Kops. Itu adalah tribune paling legendaris bagi fans The Reds.
Sebuah panggung besar untuk acara spesial itu sudah dibangun. Nantinya, panggung tersebut disorot dengan cahaya saat seremoni. Bagian lain Stadion Anfield akan dibuat gelap, sehingga semua perhatian tertuju ke panggung itu.
2. Pesta Kembang Api
Pesta penahbisan Liverpool sebagai kampiun Premier League tak akan lengkap tanpa pesta kembang api. The Reds sudah menyiapkan pesta meriah.
Menurut Mirror, seremoni itu menelan biaya yang tidak sedikit. Liverpool harus merogoh 1 juta pounds (Rp18,7 miliar) untuk memastikan pesta juara itu berlangsung meriah.
3. Trofi Diambil Sendiri
Menurut Mirror, seremoni pemberian trofi tidak akan berlangsung seperti biasanya. Kapten Liverpool, Jordan Henderson, tak akan menerima trofi dari pejabat atau petinggi otoritas Premier League, seperti pada seremoni biasanya.
Jordan Henderson akan berjalan untuk mengambil sendiri trofi yang sudah diletakkan di tempat yang disediakan. Dia kemudian akan membawa trofi itu dan bergabung dengan rekan-rekan setimnya.
4. Keluarga Pemain Diundang ke Anfield
Pesta perayaan gelar sudah dipastikan tanpa kehadiran penonton. Fans Liverpool diminta tetap di rumah dan menyaksikan seremoni angkat trofi dari rumah masing-masing demi alasan kesehatan dan keselamatan mereka.
Namun, Premier League dikabarkan mengundang beberapa keluarga pemain Liverpool untuk hadir menyaksikan momen istimewa itu di stadion.
5. Sir Kenny Dalglish Dilibatkan
Sir Kenny Dalglish, manajer saat terakhir Liverpool meraih gelar liga 30 tahun lalu, akan dilibatkan dalam seremoni spesial itu.
Dalglish didapuk dalam momen pemberian medali kepada para pemain. Namun, ia akan memberikan medali itu secara langsung kepada pemain, bukan mengalungkan ke leher seperti yang menjadi tradisi selama ini.
6. Diiringi Lagu Coldplay
Beberapa pemain senior Liverpool dilibatkan dalam penyusunan acara pesta juara The Reds. Mereka boleh memilih lagu favorit untuk mengiringi momen spesial itu.
Lagu Coldplay "A Sky Full of Stars" dikabarkan jadi salah satu yang akan diputar selama seremoni itu.
Sumber: Mirror, Daily Star
Disadur dari: Bola.com/Penulis Yus Mei Sawitri
Published: 22 Juli 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







