Ini Pendapat Klopp Soal Taktik Defensif MU
Richard Andreas | 15 Desember 2018 09:00
Bola.net - - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menegaskan bahwa dia bukanlah "the pope of football tactics" jelang pertemuan timnya kontra Manchester United, Minggu (16/12) malam WIB mendatang. Klopp tak begitu memperhatikan taktik MU yang dikritik terlalu defensif sejak ditangani Jose Mourinho.
Laga Liverpool kontra MU ini sangatlah penting bagi kedua tim. The Reds berada di puncak klasemen sementara dan wajib mengejar kemenangan jika ingin mempertahankan posisi tersebut. MU sendiri sedang berusaha menembus empat besar.
Tiga poin sangatlah penting. Liverpool lebih diunggulkan karena skuat yang lebih kuat dan fakta bahwa mereka bermain di hadapan pendukungnya sendiri, di Anfield. MU, di sisi lain, tak bisa tampil konsisten sepanjang musim ini.
Klopp juga tak yakin bagaimana cara mengatasi taktik defensif MU. Baca komentar selengkapnya di bawah ini:
Bukan Cuma Satu
Menurut Klopp, menilai MU hanya punya satu taktik adalah kesalahan besar. Dari kacamata pelatih, dia justru melihat MU punya beragam taktik yang terus bergantian diterapkan musim ini.
"Saya tidak melihat mereka bermain demikian [defensif] sebanyak itu. Mereka punya lebih dari satu gaya bermain, bola-bola jauh atau bertahan mendalam," ungkap Klopp di fourfourtwo.
"Mungkin tahun lalu mereka melakukannya sedikit di Anfield, tetapi mereka tak melakukan itu di Old Trafford, tidak."
Sulit

Lebih lanjut, Klopp percaya menilai taktik butuh lebih banyak pengamatan dari sekadar analisis sekilas. Dia bukanlah rajanya taktik sepak bola, Klopp juga mengakui taktik MU bisa menyulitkan.
"Itu sulit. Itulah taktik sepak bola. Saya bukanlah the pope of football tactics dan bisa mengatakan pada orang-orang apa yang harus dilakukan. Inilah taktik sepak bola."
"Kami harus menemukan solusi. Apakah bagus jika anda harus melawan tim yang bermain seperti itu? Itulah yang akan membuat mereka cerdas jika melakukannya," tutup Klopp.
Berita Video
Berita video data dan fakta Liverpool vs Manchester United musim 2018-2019.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











