Jadi Pep Guardiola Itu Mudah: Latih Tim Jadi dan Minta Pemain-Pemain Mahal
Richard Andreas | 10 Mei 2024 10:15
Bola.net - Josep Guardiola dianggap sebagai pelatih terbaik di dunia oleh banyak orang. Pep sudah berulang kali membuktikan diri bahwa dia adalah jaminan trofi. Tim yang dilatih Pep pasti juara liga.
Karier gemilang Guardiola ini dimulai belasan tahun lalu, ketika dia menangani Barcelona pada tahun 2008. Di luar dugaan, Pep sukses besar di sana, bahkan membentuk era keemasan Barcelona bersama Lionel Messi.
Guardiola lantas melanjutkan kariernya ke Bayern Munchen pada tahun 2013 sampai 2016, juga jadi juara di sana. Bayern menjuarai liga tiga musim beruntun, meski sayangnya masih gagal di Liga Champions.
Lalu, mulai tahun 2016, Guardiola tiba di Inggris untuk menangani Manchester City dan membentuk salah satu tim terbaik sepanjang masa. City juara liga beruntun, juga juara Liga Champions.
Guardiola dibantu pemain-pemain terbaik
Keberhasilan Guardiola menangani tiga klub di tiga liga berbeda tersebut tentu membuatnya disebut-sebut sebagai pelatih terbaik sepanjang masa. Namun, selalu ada kritik yang mengiringi jalan karier Pep.
Kali ini kritik disampaikan oleh pakar Premier League, Graeme Souness. Menurutnya, Pep bisa sukses menangani tiga klub tersebut karena keberuntungan. Baik Barca, Bayern, maupun City sudah diisi oleh pemain-pemain terbaik.
"Pep Guardiola telah menangani tiga klub dan di ketiga klub tersebut, dia selalu memiliki pemain-pemain terbaik, itu berlaku di liga mana pun," ujar Souness.
"Dia mengambil alih pekerjaan Frank Rijkaard di Barcelona, saat itu sudah ada Lionel Messi, Andres Iniesta, Xavi, dan banyak pemain lain."
"Dia lalu menangani Bayern Munchen tepat setelah mereka meraih Quadruple. Lalu dia pergi ke Manchester City, menangani tim yang sebelumnya sudah jadi juara Premier League bersama Manuel Pellegrini dan Roberto Mancini," tutupnya.
Klasemen Liga Inggris 2023/2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




