Jadwal 'Tidak Masuk Akal' Bikin Arteta Murka, Tuntut Laga Everton Diubah
Editor Bolanet | 4 November 2025 11:12
Bola.net - Mikel Arteta melontarkan kritik pedas soal jadwal pertandingan Arsenal. Ia menuntut agar Premier League menghormati situasi timnya.
Kemarahan Arteta dipicu oleh perubahan jadwal perempat final Carabao Cup. Arsenal kini harus bermain dua kali hanya dalam rentang tiga hari.
Laga melawan Crystal Palace di piala domestik itu dipindah ke 23 Desember. Padahal, The Gunners sudah dijadwalkan berlaga di liga pada 21 Desember.
Arteta menuntut laga Premier League melawan Everton diubah. Ia khawatir jadwal padat ini membahayakan skuadnya yang sedang tipis.
Tuntutan Pindah Laga Everton
Mikel Arteta secara terbuka meminta Premier League segera bertindak. Ia ingin laga melawan Everton dimajukan, kemungkinan ke 20 Desember.
Baginya, bermain dalam dua laga kompetitif dengan jeda hanya dua hari sangat tidak masuk akal. Ia yakin liga akan mengubah jadwal tersebut.
"Semoga mereka akan memindahkan pertandingan Premier League kami," kata bos The Gunners itu pada hari Senin.
"Karena bermain dua hari kemudian tidak masuk akal," tegas Arteta.
Arsenal Ingin Dihormati
Arteta juga merespons sinis pertanyaan soal kedalaman skuadnya. Ia mengingatkan bahwa Arsenal sedang krisis pemain depan.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan masalah ini adalah soal kesejahteraan pemain. Ia menuntut agar pendapat klub didengar dan dihormati.
"Kami kehilangan banyak pemain, banyak pemain depan," kata Arteta.
"Jika kami terus melakukan itu setiap tiga hari... kami ingin dihormati lagi" tuntutnya.
Suara Pemain Diabaikan
Keluhan Arteta mendapat dukungan dari pemainnya, Leandro Trossard. Ia frustrasi karena suara pemain tidak pernah dilibatkan dalam penyusunan kalender.
Trossard merasa pihak penyelenggara seharusnya bisa mengantisipasi masalah ini. Apalagi para pemain sudah sering mengeluhkan padatnya jumlah laga.
"Saya rasa begitu. Jelas terserah orang yang membuat kalender di awal tahun," kata Trossard.
"Saya pikir mereka harus tahu hal-hal semacam ini bisa terjadi," sambungnya.
EFL Salahkan Kompetisi Eropa
Di sisi lain, EFL (penyelenggara Carabao Cup) memberikan respons. Mereka menyebut kemacetan jadwal kini "sepenuhnya tidak terhindarkan".
EFL menuding biang keroknya adalah ekspansi kompetisi Eropa. Mereka merasa tidak pernah diajak berkonsultasi oleh UEFA.
"Ekspansi kompetisi piala Eropa," rilis EFL.
"(Itu) dilaksanakan tanpa konsultasi yang memadai dengan liga domestik," lanjut pernyataan itu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Mengapa VAR Terasa Lebih Baik Dibanding Premier League?
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:14
-
Manchester United Fix Beli Bek Kiri Baru, Ini Target Utamanya
Liga Inggris 22 Juni 2026, 22:13
LATEST UPDATE
-
Apakah Korea Selatan Masih Bisa Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 25 Juni 2026, 12:27
-
Man of the Match Ceko vs Meksiko: Mateo Chavez
Piala Dunia 25 Juni 2026, 10:35
-
Man of the Match Afrika Selatan vs Korea Selatan: Thapelo Maseko
Piala Dunia 25 Juni 2026, 10:26
-
Gym Bag Anti Blunder! 5 Barang Wajib Biar Tetap Fresh Habis Olahraga
Lain Lain 25 Juni 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41














