Jalan di Tempat, Masa Depan MU Begitu Mengkhawatirkan
Richard Andreas | 26 April 2019 10:20
Bola.net - - Manchester United tengah berada dalam posisi sulit setelah tujuh kekalahan dalam sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi. Catatan buruk itu membuktikan bahwa MU yang sekarang memang belum cukup bagus, kualitas Ole Gunnar Solskjaer pun mulai diragukan.
MU tidak lagi tampak seperti tim besar yang jadi identitas mereka bertahun-tahun lalu. Pasca dihajar Everton 0-4 akhir pekan lalu, dan dikalahkan Man City 0-2 tengah pekan ini, harapan MU menembus empat besar semakin sulit.
MU dahulu terbiasa jadi tim yang bersaing merebut trofi, tetapi sekarang mereka harus berjuang habis-habisan untuk sekadar menembus empat besar.
Kondisi itu membuktikan bahwa MU hanya berjalan di tempat ketika tim-tim lain berkembang pesat. Mengapa begitu? Baca analisis selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Mengkhawatirkan
Mantan pemain MU, Paul Ince mengaku khawatir dengan masa depan MU. Jika MU terus begini-begini saja ketika tim-tim kuat lainnnya terus berkembang, bisa jadi MU sudah terlalu jauh tertinggal untuk kembali jadi tim besar. MU harus segera melakukan perubahan besar-besaran.
"Saya melihat kondisi klub sekarang dan masa depannya mengkhawatirkan. Mereka tertinggal sangat jauh dari banyak tim. Mengapa pemain-pemain itu tampil sangat baik ketika Ole baru datang dan sekarang tidak?" tegas Ince kepada tribalfootball.
"Tidak ada karakter, tidak ada kepemimpinan, tanpa hasrat, tetapi pelatih semakin sulit karena dia juga harus memotivasi para pemain."
"Ini adalah pemain-pemain yang sama seperti yang tampil brilian beberapa pekan lalu, jadi jika mereka tidak lagi termotivasi, itu urusan Ole," sambungnya.
Mampukah Ole?
Lebih lanjut, Ince meragukan kualitas Ole untuk membangun MU dalam jangka panjang. Melatih MU yang sekarang bukan tugas melatih biasa, Solskjaer menghadapi tantangan besar untuk membangun MU besar-besaran. Sayangnya, Solskjaer belum cukup berpengalaman.
"Saya sudah pernah mengatakan ini sebelumnya bahwa ketika MU menjadikan dia sebagai pelatih permanen, mereka harus tetap percaya padanya. Saya ingin dia sukses, tetapi saya kira dia belum mampu memikul beban ini."
"Ini merupakan pekerjaan pembangunan kembali yang sangat besar, dan akankah pemain-pemain top mau bergabung dengan MU untuk bermain di bawah dia? Saya tidak yakin - dia berbeda dari nama-nama besar seperti Pep Guardiola atau Jurgen Klopp," lanjut Ince.
"Sebenarnya, MU seharusnya menunggu sampai akhir musim sebelum memberikan jabatan permanen pada dia."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23











