Jose Mourinho Masih Tak Percaya Dipecat Tottenham Jelang Final Piala Liga Inggris
Aga Deta | 26 Juni 2026 15:45
Bola.net - Jose Mourinho mengaku masih sulit mempercayai keputusan Tottenham Hotspur yang memecatnya hanya enam hari sebelum final Piala Liga Inggris 2021. Pelatih asal Portugal itu menilai keputusan tersebut sangat mengejutkan mengingat tim sedang bersiap menghadapi laga perebutan trofi.
Mourinho ditunjuk sebagai pelatih Tottenham pada November 2019 menggantikan Mauricio Pochettino. Saat itu, ia diharapkan mampu mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung sejak Piala Liga Inggris 2008.
Selama menangani Tottenham, Mourinho mencatatkan 44 kemenangan dari 86 pertandingan. Timnya juga mencetak 166 gol dan kebobolan 103 gol sepanjang masa kepemimpinannya.
Namun, kebersamaan itu berakhir secara mendadak menjelang final melawan Manchester City. Tottenham kemudian menunjuk Ryan Mason sebagai pelatih sementara, tetapi akhirnya kalah 0-1 di Wembley.
Mourinho Mengaku Sangat Terkejut dengan Pemecatannya

Mourinho mengatakan dirinya benar-benar tidak menyangka akan diberhentikan tepat sebelum pertandingan final. Menurutnya, seluruh fokus saat itu sudah diarahkan untuk membawa Tottenham meraih trofi.
Ia juga mengingat situasi final yang digelar saat pandemi Covid-19 sehingga stadion tidak dipenuhi penonton. Meski begitu, baginya pertandingan tersebut tetap memiliki arti yang sangat besar.
"Saya benar-benar tidak percaya. Saya tahu final itu dimainkan di Wembley yang hampir kosong . Manchester City hanya memiliki beberapa ribu suporter, begitu juga Tottenham," ujar Mourinho di siniar Beast Mode On.
"Memang Wembley saat itu tidak menghadirkan atmosfer seperti biasanya. Namun, bagaimanapun juga itu tetap sebuah pertandingan final," kata Mourinho.
Final Sangat Berarti bagi Mourinho dan Para Pemain

Mourinho menilai kesempatan tampil di final sangat penting bagi Tottenham yang saat itu belum meraih trofi selama bertahun-tahun. Ia juga menyinggung sejumlah pemain yang belum pernah merasakan gelar bersama Spurs.
Pelatih berusia 63 tahun itu mengaku telah memusatkan seluruh perhatian pada laga final. Karena itu, keputusan pemecatan menjadi pukulan yang sangat besar baginya.
"Itu adalah final pada saat Tottenham belum memiliki trofi. Saat itu Harry Kane belum memiliki gelar bersama Tottenham, Son Heung-min juga belum, begitu pula Hugo Lloris," ujar Mourinho.
"Saya benar-benar siap memimpin Tottenham di final. Saya masih ingat kami seharusnya menghadapi Southampton sebelum final dan seluruh fokus saya hanya tertuju pada laga itu. Karena itulah keputusan tersebut menjadi sebuah kejutan besar," ungkap Mourinho.
Mourinho Nilai Prioritas Klub Berbeda

Mourinho merasa terdapat perbedaan pandangan antara dirinya dengan pihak klub mengenai pentingnya pertandingan final. Ia menilai trofi memiliki arti yang jauh lebih besar bagi dirinya dan para pemain.
Menurut Mourinho, Tottenham lebih mementingkan target lain dibandingkan kesempatan mengakhiri puasa gelar. Hal itulah yang diyakininya menjadi salah satu alasan di balik pemecatan tersebut.
"Saya pikir ada semacam kontradiksi karena bagi mereka, pertandingan final itu tidak terlalu penting," ujar Mourinho.
"Namun bagi saya dan para pemain, final itu berarti segalanya," tegas Mourinho.
Sumber: FotMob
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neymar Beberkan Isi Komunikasinya dengan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 16:15
-
Luis de la Fuente Sebut Mikel Oyarzabal Layak Dapat Pengakuan Lebih
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:15
-
Belanda Lolos sebagai Juara Grup, Ronald Koeman Tetap Tak Puas
Piala Dunia 26 Juni 2026, 14:15
LATEST UPDATE
-
Kabar Gembira MU! Aurelien Tchouameni Buka Kans Pindah ke Old Trafford!
Liga Inggris 26 Juni 2026, 18:30
-
Jose Mourinho Sebut Satu Laga yang Ingin Diulang Sepanjang Kariernya
Liga Spanyol 26 Juni 2026, 16:45
-
Neymar Beberkan Isi Komunikasinya dengan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 16:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Yordania vs Argentina 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:58
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Aljazair vs Austria 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:44
-
Prediksi Piala Dunia 2026: RD Kongo vs Uzbekistan 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:31
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs Portugal 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:18
-
Luis de la Fuente Sebut Mikel Oyarzabal Layak Dapat Pengakuan Lebih
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:15
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Inggris 28 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 15:02
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41








