Jose Mourinho yang Rapuh, 2 Kali Dikalahkan Mantan
Asad Arifin | 23 Desember 2019 09:34
Bola.net - Mantan memang menyakitkan. Mungkin kata itu tepat untuk mewakili apa yang kini tengah diraskan Jose Mourinho. Sebab, dia tengah merasa pedihnya dikalahkan dua mantan klub yang dilatihnya.
Jose Mourinho kini menjadi manajer di Tottenham. The Lily White menunjuk pria asal Portugal sebagai manajer tetap untuk menggantikan peran Mauricio Pochettino.
Jose Mourinho memulai kiprahnya di London Utara dengan cukup bagus. Sebab, dia mampu membawa Tottenham lolos ke babak 16 Besar Liga Champions. Harry Kane dan kolega juga bangkit di Premier League.
Namun, performa Tottenham di bawah kendali Jose Mourinho kemudian tidak berada di level yang stabil. Spurs tampil labih dan baru mencatat satu kalu cleansheet dari tujuh laga yang dimainkan.
Dua Kali Disakiti Mantan
Jose Mourinho punya catatan yang apik saat berjumpa mantan klubnya, catatan diambil sebelum melatih Tottenham. Dia hanya tujuh kali kalah dari 21 laga melawan mantan klub yang pernah dilatihnya.
Sebagai informasi, sepanjang karinya, Jose Mourinho pernah melatih di klub Benfica, Leiria, Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, dan Manchester United. Jose Mourinho pernah dua kali menjadi manajer di Chelsea.
Hanya saja, keperkasaan Jose Mourinho saat berjumpa mantan kini mulai terkikis. Jose Mourinho mulai 'rapuh' dan mudah disakiti sang mantan. Mau bukti? Tengok dua laga terakhir Jose Mourinho melawan mantan timnya.
Jose Mourinho kalah dari Manchester United dengan skor 2-1 pada 5 Desember lalu di Old Trafford. Paling baru, Mourinho dikalahkan Chelsea dengan skor 2-0 akhir pekan ini. Dua kali Jose Mourinho dikalahkan mantan dalam satu bulan.
Jose Mourinho Kalah Lawan Mantan Pemainnya

Kekalahan atas Chelsea memberi satu catatan unik lain dalam karir Jose Mourinho. Bagi pria berusia 56 tahun, ini merupakan kekalahan pertama atas mantan klub pada laga yang digelar di kandang.
Jose Mourinho juga kalah dari tim yang dilatih mantan pemainnya, Frank Lampard. Dahulu, Jose Mourinho pernah menjadi bos Lampard di Chelsea. Mereka pernah punya hubungan yang baik dan meraih banyak gelar.
Namun, jika dulu Lampard harus menurut apa yang dikehendaki Mourinho, maka situasi kini berbeda. Lampard beradu takti dengan sang bekas mentor dan justru mampu meraih kemenangan.
Sumber: Coral
Baca Ini Juga:
- Hasil dan Klasemen Premier League Pekan ke-18: Beda Nasib Duo Manchester
- Tugas Pertama Mikel Arteta: Kembalikan Identitas Arsenal
- Terlalu Jauh, Guardiola: Mustahil Kejar Liverpool
- Kebiasaan Buruk MU: Kalah dari Tim Lebih Lemah, Tidak Tahu Apa Sebabnya
- Arsenal Berjudi dengan Menunjuk Mikel Arteta, Bagaimana Peluang Suksesnya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06














