Jurgen Klopp: Liverpool Juara Lagi Musim Depan? Itu Sangat Sulit!
Yaumil Azis | 24 Juli 2020 11:00
Bola.net - Jurgen Klopp pesimis bisa mengulang prestasi Liverpool di musim ini. Terutama saat sang rival, Manchester City, belum menunjukkan adanya penurunan yang signfikan dalam hal performa.
Liverpool dinyatakan sebagai juara Premier League musim ini sejak akhir bulan Juni kemarin. Mereka bisa mengunci gelar tersebut setelah mengungguli Manchester City yang duduk di peringkat kedua dengan selisih lebih dari 20 poin.
Keberhasilan tersebut mengakhiri masa puasa gelar the Reds yang sudah berlangsung selama 30 tahun. Ya, Liverpool tidak pernah mengangkat trofi juara liga Inggris sejak terakhir kali melakukannya di tahun 1990 silam.
Lantas, apa misi Liverpool berikutnya setelah puasa gelar ini berhenti? Apalagi mereka sudah pernah mencicipi trofi Liga Champions, Super Cup Eropa, dan Piala Dunia Antarklub dari tahun 2019 kemarin.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Klopp Tunjukkan Sikap Pesimis
Mempertahankan gelar Premier League bisa menjadi misi berikutnya buat Mohamed Salah dkk. Sebagaimana yang dilakukan oleh Manchester City pada musim 2017/18 dan 2018/19 yang lalu.
Saat ditanya soal misi tersebut, Klopp malah menunjukkan sikap yang pesimis. Pria berkebangsaan Jerman tersebut mengatakan bahwa mempertahankan gelar Premier League bukanlah perkara yang mudah.
"Orang-orang akan berkata - dan sudah pernah dikatakan sebelumnya - anda harus memenangkan gelar lebih banyak lagi untuk membuktikan diri sendiri. Tapi itu sangat sulit!" ujar Klopp, dengan senyum lebar, dikutip dari Mirror.
"Lihat, tahun lalu kami mendapatkan 97 poin, tahun ini sudah 96 poin, seperti itu... ya, tahun lalu kami tak menjadi juara, namun 800 tahun sebelumnya kami bisa meraih trofi dengan perolehan itu!" lanjutnya.
Takkan Belanja Pemain Besar-besaran, Sepertinya
Kendati pesimis, namun Klopp tidak menunjukkan adanya tanda-tanda bahwa Liverpool akan menggelontorkan dana besar-besaran untuk merekrut pemain anyar. Apalagi pada masa pandemi virus Corona seperti ini.
"Covid telah mengubah situasinya - untuk segala bisnis di dunia, bukan cuma sepak bola. Tim lain, jika mereka mau berinvestasi maka mungkin mereka akan tahu lebih banyak soal masa depan," tambahnya.
"Kami tidak bisa belanja hanya karena tim lain juga sedang berbelanja, kami tidak akan menggunakan itu sebagai alasan. Tahun lalu, semua merekomendasikan kami untuk merekrut pemain baru guna memangkas jarak satu poin dengan City. Tapi kami tidak melakukannya. Dan anda bisa lihat apa yang terjadi," pungkasnya.
Ya, Liverpool tidak melakukan pembelian penting pada dua bursa transfer di musim ini. Liverpool hanya mengeluarkan dana 10,4 juta euro, di mana pembelian termahalnya ialah Takumi Minamino dari RB Salbzburg seharga 8,5 juta euro.
(Mirror)
Baca Juga:
- Ketika Pemain Chelsea Terlihat Kecewa Kepada Kepa Arrizabalaga
- Panas! Frank Lampard Beradu Mulut dengan Skuat Liverpool di Pinggir Lapangan
- Jordan Henderson Puji Peran Duo Brasil di Tim Liverpool
- Asyik Berpesta Juara Bersama Liverpool, Rumah Fabinho Malah Dibobol Maling
- Menjual Coutinho, Salah Satu Keputusan Terbaik Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00















