Jurgen Klopp Masih Ragu Lepas Mohamed Salah ke Olimpiade 2020, Mengapa?
Asad Arifin | 4 Maret 2020 13:31
Bola.net - Jurgen Klopp belum memutuskan apakah akan melepas Mohamed Salah untuk bermain di Olimpiade 2020 atau tidak. Sebab, ada resiko besar yang harus diambil manajer asal Jerman tersebut.
Mohamed Salah menjadi pemain yang sangat penting bagi Liverpool sejak bergabung dari AS Roma. Dia menjadi kunci bagi Liverpool. Bukan hanya sebagai mesin gol, tetapi kontribusi permainan secara umum.
Pemain berusia 27 tahun, sejauh ini menjadi pencetak gol terbanyak Liverpool. Mohamed Salah sudah mencetak 15 gol di Premier League, dia juga telah mencetak empat gol di pentas Liga Champions.
Namun, belakangan penampilan Mohamed Salah menuai banyak kritik. Sebab, dia dinilai terlalu terobsesi untuk mencetak gol. Dalam beberapa momen, dia dianggap memaksakan diri mencetak gol dan tidak mengumpan bola.
Mohamed Salah Tidak Dilepas ke Olimpiade?
Olimpiade 2020 akan digelar di Jepang pada Juli hingga Agustus mendatang. Ketika Olimpiade digelar di Jepang, para pemain Liverpool sedang bersiap untuk menyambut musim 2020/2021 pada sesi pramusim.
Pelatih Mesir U-23, Shawky Gharib, telah menyatakan keinginan membawa Mohamed Salah ke Olimpiade 2020. Shawky Gharib punya slot untuk tiga pemain senior, sesuai dengan aturan, dan salah satunya ingin diberikan pada Mohamed Salah.
Dikutip dari Sportsmole yang menukil laporan Ahram Online, Jurgen Klopp belum memutuskan apakah akan melepas Mohamed Salah ke Olimpiade 2020 atau tidak. Saat ini, pria asal Jerman tengah mengumpulkan segala informasi tentang Olimpiade 2020.
Jurgen Klopp ingin melihat jadwal Mesir. Bukan hanya itu, dia juga ingin mencari tahu siapa lawan yang dihadapi Mesir di Olimpiade. Bahkan, Jurgen Klopp juga ingin analisis potensi Mesir lolos dari fase grup Olimpiade 2020.
Resiko Liverpool jika Lepas Mohamed Salah ke Olimpiade 2020
Liverpool belum memainkan musim secara reguler saat Olimpiade 2020 digelar. Mereka masih berada di tahap akhir sesi pramusim. Namun, ada resiko besar jika timnas Mesir mampu meraih prestasi bagus di Olimpiade.
Andai Mesir terus melaju sampai ke final, maka Liverpool bakal kehilangan Mohamed Salah sampai Agustus. Artinya, andai Liverpool bermain di Community Shield, maka Mohamed Salah tidak akan bermain karena masih membela Mesir.
Bahkan, Liverpool juga berpeluang tidak memainkan Mohamed Salah pada dua pekan awal Premier League musim 2020/2021.
Selain itu, yang tidak kalah penting, dengan bergabung ke Mesir untuk Olimpiade 2020, maka Mohamed Salah akan absen pada sesi pramusim. Ada pula resiko cedera yang mungkin dialami mantan pemain Fiorentina tersebut.
Sumber: Ahram Online/Sportsmole
Baca Ini Juga:
- Frank Lampard Sebut Pedro Pemain yang Menular, Apa Maksudnya?
- Frank Lampard Bongkar Rahasia Pertemuan Tim Chelsea, Apa yang Dibahas?
- Demi Bertahan di Inter Milan, Alexis Sanchez Tawarkan Turun Gaji
- Frank Lampard Ungkap Keraguan pada Billy Gilmour: Orang Bilang Dia Baru 15 Tahun
- 3 Kunci Kemenangan Chelsea, Frank Lampard: Semangat, Etos Kerja, dan Kualitas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


