Kajati Jawa Barat Tindak Pelaku Streaming Ilegal Sepak Bola Eropa
Serafin Unus Pasi | 22 Mei 2020 15:51
Bola.net - Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Jawa Barat telah menerima berkas kasus pelanggaran hak cipta terhadap tayangan sepak bola Eropa dari Polda Jawa Barat. Para tersangka dianggap melakukan pelanggaran hak kekayaan intelektual atas MOLA Content & Channels.
Karena pelanggaran tersebut, para tersangka terancam hukuman berat. Mereka bisa kena pidana maksimal hingga 10 tahun penjara dan denda sampai Rp4 miliar.
Ancaman itu sudah sesuai hukum yang berlaku. Yaitu, pasal 118 ayat (2) juncto pasal 25 huruf ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang hak cipta.
"Hasil pra penuntutan dan penelitian berkas perkara yang telah diberikan oleh penyidik Polda Jawa Barat telah lengkap atau P-21 tertanggal 12 Mei 2020," ujar Kepala Sub Seksi Pra Penuntutan Pidana Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Muhammad Afif Perwiratama Pramono.
"Artinya perkara dengan dua tersangka tersebut sudah diterima oleh Kejati Jawa Barat dan diambil alih oleh Kejati Jawa Barat untuk nantinya akan dipersiapkan untuk dapat disidangkan di Pengadilan Negeri Kota Bandung," katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Tersangka Tidak Mengindahkan Peringatan
Di sisi lain, Kuasa Hukum MOLA TV, Uba Rialin menjelaskan bahwa awalnya pihaknya punya itikad baik untuk menyelesaikan kasus ini dengan tersangka. Tapi akhirnya upaya hukum harus ditempuh karena para tersangka tak mengindahkan peringatan yang dikeluarkan oleh pihaknya lewat surat kabar nasional.
"Sebagai pengetahuan bagi publik, bahwa atas seluruh tayangan MOLA Content & Channels melekat pula hak-hak ekonomi MOLA TV yang tidak dapat dipergunakan tanpa kerjasama, izin ataupun persetujuan tertulis dari MOLA TV," tutur Uba Rialin.
"Sehingga segala bentuk penayangan, publikasi atau kegiatan apa pun terkait tayangan MOLA Content & Channels di wilayah Negara Republik Indonesia melalui media apa pun juga yang dlakukan tanpa izin, persetujuan tertulis dan/atau kerjasama dari MOLA TV di area komersil atau dengan tujuan komersil adalah pelanggaran hukum yang memiliki konsekuensi hukum serta dapat dikenakan sanksi pidana dan denda berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










