Kalah dari MU, Arsene Wenger: Arsenal Ketergantungan Pada Sepak Pojok!

Serafin Unus Pasi | 28 Januari 2026 10:20
Kalah dari MU, Arsene Wenger: Arsenal Ketergantungan Pada Sepak Pojok!
Perebutan bola antara Lisandro Martinez dengan Martin Odegaard di laga Arsenal vs Manchester United di Emirates, 25 Januari 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Bola.net - Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger memberikan analisis singkat seputar kekalahan mantan timnya melawan Manchester United baru-baru ini. Ia menyebut bahwa The Gunners terlalu mengandalkan sepak pojok untuk mencetak gol.

Pada akhir pekan kemarin, Arsenal menggelar laga big match di Emirates Stadium. The Gunners menjamu Manchester United pada pertandingan pekan ke-23 EPL 2025/2026.

Advertisement

Sejak awal laga, Arsenal dijagokan untuk keluar sebagai pemenang. Namun pada kenyataannya, The Gunners justru kalah dari Manchester United dengan skor tipis 2-3.

Wenger yang merupakan mantan manajer Arsenal turut menonton pertandingan tersebut. Ia menemukan bahwa ada hal yang kurang baik pada diri The Gunners saat ini.

Simak analisis Wenger selengkapnya di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Terlalu Mengandalkan Bola-bola Mati

Terlalu Mengandalkan Bola-bola Mati

Selebrasi pemain Arsenal merayakan gol bunuh diri Lisandro Martinez saat melawan Manchester United, Minggu 25 Januari 2026. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Dalam wawancaranya di BeIN Sports, Wenger menyebut bahwa Arsenal terlihat buntu dalam skema open play. Itulah mengapa mereka mengandalkan bola-bola mati, di mana ia menilai itu bukan sesuatu yang bagus.

"Bagaimana gol-gol tercipta di pertandingan tadi sedikit banyak menggambarkan cara bermain kedua tim," buka Wenger.

"Gol United lahir dari built up yang bagus dengna kohesi yang bagus. Sementara Arsenal terlalu mengandalkan kekuatan dan juga sepak pojok, dan itu menggambarkan permainan mereka yang tidak bersih."

2 dari 4 halaman

Apresiasi Carrick

Apresiasi Carrick

Manajer Manchester United, Michael Carrick, memberi isyarat dari tepi lapangan saat laga Premier League kontra Arsenal, Minggu (25/1/2026). (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Pada kesempatan yang sama, Wenger memberikan apresiasi kepada Michael Carrick. Ia menilai pelatih interim MU itu berhasil menciptakan magis sehingga mereka bisa membawa pulang tiga poin dari Emirates Stadium.

"Arsenal tidak bermain dengan kesabaran dan kohesi teknik yang baik, sementara United memiliki itu semua. Penampilan mereka sangat meyakinkan di pertandingan ini," sambung Wenger.

"Biasanya tim tuan rumah yang menang ketika skor imbang 2-2. Jadi saya harus mengucapkan selamat kepada Carrick, karena ia berhasil menciptakan sesuatu yang spesial," pungkas pelatih berjuluk The Professor tersebut.

3 dari 4 halaman

Arsenal Mencoba Move On

Arsenal Mencoba Move On

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. (c) AP Photo/Luca Bruno

Skuad Arsenal kini mencoba melupakan kekalahan kontra MU. Mereka kini fokus pada laga penting pada dini hari nanti.

Mereka akan berhadapan dengan Kairat di pertandingan terakhir League Phase Liga Champions, dan mereka menargetkan meraih tiga poin di laga ini.