Kalahkan Mourinho dengan 3-4-3, Frank Lampard Jiplak Sistem Antonio Conte?
Asad Arifin | 23 Desember 2019 12:58
Bola.net - Manajer Chelsea, Frank Lampard dengan tegas membantah klaim Jose Mourinho bahwa dia menduplikasi sistem milik Antonio Conte. Frank Lampard mampu mengalahkan Mourinho dengan racikan taktik yang dibuat sendiri.
Chelsea mengalahkan Tottenham pada laga pekan ke-18 Premier League, Minggu (22/12/2019) malam WIB. Pada laga di Tottenham Hotspur Stadium tersebut, The Blues menang dengan skor 0-2.
Dua gol Chelsea diborong pemain asal Brasil, Willian. Gol pertama dicetak pada menit 12 dari sepakan melengkung yang indah. Gol kedua terjadi dari eksekusi penalti pada menit ke-45.
Chelsea kini tercatat sebagai tim pertama yang mengalahkan Tottenham di kandangnya pada era Jose Mourinho. Chelsea pun kian kokoh berada di posisi keempat klasemen Premier League dengan 32 poin.
Frank Lampard Bantah Tiru Sistem Conte
Pasca dikalahkan Chelsea, Jose Mourinho menyebut Frank Lampard telah meniru sistem yang diterapkan Antonio Conte saat melatih Chelsea. Namun, klaim manajer asal Portugal itu langsung dibantah Frank Lampard.
"Cara kami memainkannya dan pesan yang saya berikan berbeda," kata Lampard dikutip dari situs resmi Chelsea.
"Ini lebih ke dapatkah ini menjadi sistem yang membantu kami bertahan dan melawan Tottenham, dengan cara mereka bermain? Itu adalah pilihan saya untuk memainkannya, bukan karena para pemain memahaminya. Para pemain menerapkan rencana dengan sangat baik, seperti yang kita semua lihat," katanya.
Pada laga melawan Tottenham, Chelsea memang tampil beda. Frank Lampard turun dengan memakai formasi 3-4-3. Formasi ini jarang dipakai pada era Frank Lampard yang lebih identik dengan formasi 4-2-3-1 sejak masih di Derby County.
Formasi 3-4-3 memang tidak asing bagi sejumlah pemain Chelsea karena dua musim lalu dipraktikkan secara reguler oleh Antonio Conte.
Manfaatkan Lebar Lapangan

Dengan formasi 3-4-3, maka Frank Lampard punya pemain lebih di sisi lapangan. Baik ketika menyerang atau bertahan. Menurut Frank Lampard, cara ini paling efektif untuk meredam gaya bermain Tottenham yang sangat kompak ketika bertahan.
"Punya bek tengah tambahan memberi Anda elemen perlindungan terhadap hal itu [serangan Tottenham], khususnya dengan bek tengah atletis yang kami miliki. Mereka tidak pernah bisa melewatinya."
"Tetapi faktor terpenting dalam pemikiran saya adalah apa yang dapat diberikan pada serangan kami, dalam hal mengendalikan penguasaan bola. Tottenham bertahan cukup kompak, kami harus menggunakan lebar lapangan dan bek sayap membantu Anda melakukan itu," jelas Frank Lampard.
Sumber: Chelsea
Baca Ini Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





