Kalau Pogba Kembali, Manchester United Diklaim akan Semakin Berbahaya
Yaumil Azis | 9 Desember 2019 12:17
Bola.net - Performa Manchester United kembali menanjak berkat serangkaian kemenangan. Padahal mereka belum diperkuat oleh salah satu pemain andalannya, Paul Pogba.
Seperti yang diketahui, Pogba belum bisa bermain karena sedang menjalani proses pemulihan. Diyakini gelandang berkebangsaan Prancis tersebut akan bermain dalam waktu dekat.
Tanpa dirinya, Manchester United masih bisa meraih hasil positif. Dua pertandingan terakhir melawan tim 'big six', seperti Tottenham dan Manchester City, bisa mereka sapu bersih dengan kemenangan.
Berkat itu, Manchester United kini menduduki peringkat kelima dalam klasemen sementara Premier League. Tinggal sedikit lagi sampai mereka bisa menyalip penghuni posisi empat, Chelsea.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Manchester United Kembali Pede
Serangkaian hasil positif yang diterima Manchester United membuat sang legenda, Ryan Giggs, angkat bicara. Ia merasa bahwa kepercayaan diri bekas klubnya itu sudah kembali meningkat seperti sedia kala.
"Dalam semua laga besar, anda membutuhkan konstentrasi seperti itu. Dan itulah yang pemain miliki saat bertahan dan saat mereka mendapatkan bola, memastikan bahwa operan terkirim ke depan dengan baik," ujarnya dikutip dari Mirror.
"Sentuhannya bagus dan seperti yang telah kami lihat, para pemain terbang dan membuat masalah besar ke City. Saya pikir kami semua sudah tahu rekor United melawan tim besar," lanjutnya.
"Saat tim besar tampil terbuka dan kami bisa memanfaatkan itu melalui serangan balik, langkah berikutnya adalah buat tim itu hancur," tambahnya.
Butuh Kehadiran Pogba
Dan, Giggs melanjutkan, langkah terakhir ini membutuhkan sosok yang sudah lama tidak terlihat di lapangan. Dia adalah Paul Pogba. Menurutnya, Pogba bisa membuat Manchester United jadi semakin kuat.
"Di situlah kami harus memiliki Pogba kembali - dia adalah orang yang bisa membuka pintunya. Mainkan dia kembali dengan baik dan konsisten, itulah langkah berikutnya," tutupnya.
Ya, performa Manchester United memang apik saat melawan tim besar. Sejumlah hasil positif berhasil mereka raih dari tim seperti Manchester City, Liverpool, dan juga Chelsea.
Namun saat bertemu lawan yang relatif mudah, mereka kerap gagal menuai kemenangan. Contohnya saat the Red Devils bertemu tim peringkat ke-17, Aston Villa, dan hanya mampu meraup satu poin saja.
(Mirror)
Baca Juga:
- Masih Ada yang Ingin Solskjaer Perbaiki dari Manchester United, Apa Itu?
- Solskjaer Sambut Kembalinya Jesse Lingard dengan Suka Cita
- Ini yang Dilakukan Pep Guardiola Setelah Fred Jadi Korban Aksi Rasialis
- Roy Keane Anggap Anthony Martial tak Layak Berada di MU
- Legenda Arsenal: Aaron Wan-Bissaka 'Arogan' dan Brilian
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00














