Karena Gol 29,51 Milimeter, Manchester City Bisa Bikin Liverpool Menangis
Afdholud Dzikry | 29 April 2019 11:11
Bola.net - - Manchester City kembali menunjukkan tekad mereka untuk terus membuat Liverpool tak nyaman di puncak klasemen. Untuk kesekian kalinya, The Citizens mampu mengkudeta posisi The Reds di puncak klasemen Premier League.
Manchester City dituntut untuk meraih kemenangan bila ingin kembali ke puncak klasemen pada akhir pekan lalu. Pasalnya, sehari sebelumnya posisi mereka direbut Liverpool yang meraih kemenangan telak lima gol tanpa balas melawan Burnley.
Kemenangan telak Liverpool tersebut membuat tim asuhan Jurgen Klopp tersebut naik ke posisi pertama dengan raihan 91 poin dari 36 pertandingan. Sebuah hasil yang tentu saja memberikan tekanan besar kepada Manchester City yang baru akan bermain sehari setelah mereka.
Nah, tandang ke markas Turf Moor, Minggu (28/4/2019) dengan tuntutan harus meraih kemenangan, The Citizens harus susah payah mengalahkan tuan rumah. Beruntung mereka memiliki Sergio Aguero yang mencetak gol krusial yang harus ditentukan oleh teknologi garis gawang, dan bisa jadi jarak gol 29,51 milimeter ini akan menjadi penentu siapa yang bakal menjadi juara Premier League musim ini.
Bagaimana bisa? Simak artikel selengkapnya mengenai Burnley vs Manchester City di bawah ini ya Bolaneters.
Goal Line Technology jadi Penentu
Pada pertandingan di Turf Moor tersebut, Manchester City sejatinya tampil dominan dan beberapa kali mampu membuat peluang. Namun performa gemilang Tom Heaton di bawah mistar gawang Burnley benar-benar membuat pemain City kerepotan.
Belum lagi strategi Burnley yang menumpuk banyak pemain mereka di pertahanan, membuat The Citizens tak leluasa begitu saja untuk menembus benteng pertahanan tuan rumah. Statistik mencatat City melepas 11 shots dengan tujuh di antaranya tepat sasaran dan menguasai 74 persen penguasaan bola.
Momen penting hadir pada menit ke-63. Tepatnya ketika tendangan dari Sergio Aguero di dalam kotak penalti mampu diadang oleh pemain Burnley di garis gawang. Bola pun mampu disapu oleh pemain tuan rumah sehingga meninggalkan gawang.
Namun teknologi garis gawang membuat perbedaan. Meskipun terlihat sudah disapu tepat di bawah mistar gawang, namun ternyata bola sudah melewati garis gawang. Wasit Paul Tierney pun butuh beberapa detik untuk memastikan bahwa gol sudah terjadi lewat goal line technology.
Replay dengan menggunakan goal line technology menunjukkan bahwa bola memang sudah melewati garis gawang. Dikutip dari situs resmi Premier League, bola sudah melewati garis gawang sejauh 29,51 milimeter. Aturannya adalah semua bola harus melewati garis gawang untuk bisa disebut sebagai sebuah gol.
Gol lewat bantuan dari teknologi garis gawang ini pun menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan tersebut. Tiga poin ini sekaligus mengantar Manchester City kembali ke puncak klasemen dan menggeser Liverpool.
Bisa Jadi Penentu
Dengan tambahan tiga poin ini, persaingan antara Liverpool dan Manchester City dipastikan akan terus panas. Dengan tambahan tiga angka ini, City mengumpulkan 92 poin, unggul satu angka dari Liverpool yang menempati peringkat kedua klasemen Premier League.
Dengan dua pertandingan tersisa, kedua tim masih sama-sama memiliki kesempatan untuk menjadi yang terbaik. Di dua pertandingan tersisa, Manchester City akan menghadapi Leicester dan Brighton. Sedangkan Liverpool akan melawat ke markas Newcastle United dan kemudian menjamu Wolverhampton Wanderers di kandang.
Andai di dua pertandingan tersisa ini kedua tim sama-sama mampu meraih kemenangan, Manchester City akan keluar sebagai pemenang. Dan gol Aguero yang berjarak 29,51 mm dari garis gawang ini akan menjadi pembeda dan bakal diingat oleh suporter Manchester City.
"Kami tahu dalam permainan seperti ini anda harus bermain dengan tekad dan 92 poin ini adalah hal luar biasa. Ini semua tergantung kami, kami harus memenangkan dua laga berikutnya dan pertandingan berikutnya adalah melawan Leicester," ungkap pelatih Man City, Josep Guardiola usai pertandingan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
LATEST UPDATE
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Selebrasi Unik Jude Bellingham: Gestur Minum di Bernabeu, Respons Kritik Fans?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:47
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





