Karena Satu Kekurangan Ini, Paul Pogba Diyakini Tidak Bisa Menyelamatkan MU
Richard Andreas | 27 September 2019 15:30
Bola.net - Paul Pogba dinilai punya satu kekurangan besar untuk jadi bintang utama Manchester United. Pogba tak bisa konsisten, padahal dia punya modal berharga untuk menjadi salah satu gelandang terbaik di dunia.
Pogba masih berusaha mendapatkan kembali kepercayaan fans MU usai rumor transfer pada musim panas lalu. Kabarnya, Pogba ingin bergabung dengan Real Madrid atau Juventus untuk memperbaiki kariernya.
Biar begitu, pada akhirnya Pogba tetap bertahan di MU. Dia harus membuktikan kualitasnya sebagai pemain yang tepat untuk Setan Merah. Setidaknya, Pogba harus menjawab kepercayaan Ole Gunnar Solskjaer.
Sayangnya, ada satu kekurangan fatal pada diri Pogba. Apa itu? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Semaunya Sendiri
Pogba punya kemampuan olah bola luar biasa, tapi mentalitas jadi masalahnya. Menurut analis Sky Sports, Gary Rowett, kekurangan terbesar Pogba adalah tidak bisa konsisten. Dia seakan-akan bermain semaunya sendiri.
"Tampaknya dia bermain baik ketika mau melakukannya, Pogba. Saya kira itulah tantangan untuknya. Karena itulah mantan pemain seperti Roy Keane sangat frustrasi dengan Pogba," kata Rowett.
"Di klub sebesar MU, Anda punya kesempatan untuk benar-benar menjadi bintang setiap pekan."
"Tanpa sedikit pun keraguan, dia punya setiap kemampuan untuk menjadi gelandang terbaik di dunia atau setidaknya salah satu yang terbaik," sambungnya.
Mentalitas Pogba
Itulah masalah Pogba menurut Rowett, bermental lemah dan tidak konsisten. Akibatnya, dia tidak yakin apakah Pogba benar-benar bisa diandalkan untuk mengawal pembangunan MU.
"Terkadang, dengan mentalitas seperti itu, ketika Anda menonton pertandingan, Anda bertanya-tanya apakah Pogba termotivasi bermain atau tidak," lanjut Rowett.
"Saya kira, jika pertanyaannya seperti itu, Pogba bukanlah pemain yang bisa mengembalikan MU seperti sedia kala," pungkasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59









