Karena Virus Corona, Siapa yang Mampu Beli Pogba?
Aga Deta | 9 Mei 2020 18:32
Bola.net - Paul Pogba mungkin harus menunggu sedikit lebih lama untuk meninggalkan Manchester United karena pandemi virus corona. Itu merupakan pendapat mantan pemain Setan Merah Gary Neville.
Masa depan Pogba sudah menjadi topik hangat sejak tahun lalu. Gelandang asal Prancis itu diyakini akan meninggalkan Old Trafford pada musim panas nanti.
Juara Piala Dunia itu kabarnya sudah tidak betah bermain di Old Trafford. Pogba selama ini sangat santer dikaitkan dengan Real Madrid dan mantan timnya Juventus.
Menurut informasi terbaru, Inter Milan juga berminat mendatangkan Pogba. Pelatih Antonio Conte disebut ingin bereuni degan Pogba di Giuseppe Meazza.
Klub Tidak Mampu
United menolak menjual pemain berusia 27 tahun itu hingga saat ini. Neville menilai krisis COVID-19 yang terjadi saat ini akan membuat klub peminat jauh lebih sulit untuk menebus Pogba.
"Arah karier Pogba sepanjang musim selalu mengarah jauh dari Manchester. Ada begitu banyak spekulasi dan agennya keluar sepanjang waktu," kata Neville kepada Sky Sports.
"Sekarang dengan apa yang terjadi, virus corona dan pemulihan ekonomi dalam sepak bola, klub mana yang akan mampu membeli Paul Pogba dengan harga 80 juta pound, 100 juta pound? Klub mana yang akan membayar gajinya yang sangat besar?"
Harus Menunggu
Saat ini banyak klub yang sedang mengalami permasalahan ekonomi akibat pandemi virus corona. Karena itu, Pogba sepertinya tidak bisa meninggalkan klub dalam waktu dekat.
"Saya tidak mengecilkan dia sebagai pemain. Saya hanya berbicara tentang situasi ekonomi di seluruh dunia," kata Neville.
"Paul Pogba mungkin harus, dan mungkin ingin, bertahan di Manchester United untuk 12 hingga 18 bulan ke depan."
Sisi Positif
Meskipun begitu, Neville bisa melihat sisi positif dari bertahannya Pogba di Old Trafford.
"Dan (dia mungkin) melihat fakta bahwa dia berada klub yang memungkinkan bermain dengan Bruno Fernandes, dengan Fred, dengan (Scott) McTominay, dengan (Nemanja) Matic, (Harry) Maguire, (Aaron) Wan-Bissaka, Brandon Williams , (David) de Gea," lanjutnya.
"Dan kemudian Anda memiliki Mason Greenwood, (Anthony) Martial dan (Marcus) Rashford di depan."
Sumber: Soccerway
Baca Juga:
- 5 Hal yang Mungkin Terjadi Andai Sir Alex Ferguson Tak Pernah Latih Man United: Liverpool No. 1?
- Odion Ighalo Siap Perpanjang Kontrak Peminjaman di MU
- Merasa Yakin Bisa Samai Level Liverpool dalam Waktu Singkat, MU Sedang Bercanda?
- Pemimpin Sesungguhnya, Roy Keane Pernah Ciptakan Aturan Ketat Selama Jadi Kapten MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














