Kata Luke Shaw Usai 'Kantongi' Mohamed Salah Selama 90 Menit
Richard Andreas | 18 Januari 2021 07:00
Bola.net - Luke Shaw patut dipuji karena berhasil menetralisir sebagian besar ancaman Mohamed Salah pada duel seimbang Liverpool vs Manchester United, Anfield, Minggu (17/1/2021) malam WIB kemarin.
Pertemuan dua rival abadi Liga Inggris ini berlangsung seru, meski tak ada hujan gol yang diharapkan. Laga berakhir imbang 0-0, Liverpool tampil lebih baik di babak pertama, MU lebih berbahaya di babak kedua.
Seperti biasa, sang juara bertahan lebih banyak menguasai bola, tapi hanya segelintir serangan Liverpool yang benar-benar mengancam.
Trio Salah-Mane-Firmino tampak kesulitan menemukan permainan terbaik mereka, dan ada nama Shaw di baliknya.
Bungkam Salah
Shaw merupakan salah satu pemain paling energik di lapangan. Dia terus mengikuti pergerakan Salah dan Mane, memotong aliran umpan dan menempel dengan ketat. Dia tahu itulah yang harus dilakukan di level top.
"Saya tidak yakin [tampil apik], tapi itulah alasan Anda datang ke klub seperti ini, yakni untuk bermain melawan pemain-pemain terbaik pada pertandingan besar," ujar Shaw di manutd.com.
"Anda selalu menunggu kesempatan seperti ini sebab itu akan menguji kualitas Anda. Mereka [Salah dan Mane] adalah yang terbaik di posisi mereka, keduanya sama."
"Mereka sangat berbahaya, tapi saya kira kami bertahan dengan baik hari ini, bukan hanya saya. Kami harus terus melakukan ini," imbuhnya.
Harusnya menang
Selain itu, Shaw pun bicara soal serangan-serangan MU. Dia yakin seharusnya MU bisa memetik kemenangan, hanya kurang beruntung di akhir laga.
"Saya kira, jika ditelaah lagi, kami tidak memulai pertandingan dengan baik dan kami akan kesulitan, kami pun melewati itu," sambung Shaw.
"Namun, kami bisa melawan dan bertahan dengan baik. Saya merasa menjelang akhir laga kami punya peluang-peluang yang lebih baik dan dua peluang matang yang di hari lain bisa jadi gol."
Satu poin lebih baik
Pada akhirnya, Shaw mengakui torehan satu poin di Anfield terbilang apik. Setidaknya MU bisa menjaga momentum.
"Hal ini bisa terjadi dalam sepak bola, tapi satu poin lebih baik daripada tidak sama sekali. Khususnya satu poin di sini [Anfield]," tutupnya.
Sumber: Manchester United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














