Kata Pochettino, Kejatuhan Tottenham Sungguh 'Menyedihkan'
Richard Andreas | 1 Mei 2026 19:45
Bola.net - Tottenham kembali menjadi sorotan, bukan karena prestasi, melainkan penurunan performa yang tajam dalam beberapa musim terakhir. Klub yang sempat bersaing di papan atas kini justru berjuang menghindari degradasi.
Perubahan di kursi pelatih menjadi salah satu indikator ketidakstabilan tersebut. Sejak ditinggal Mauricio Pochettino, Tottenham telah mengalami pergantian manajer yang cukup sering.
Di tengah situasi itu, Pochettino angkat bicara. Mantan pelatih Spurs tersebut mengaku memiliki ikatan emosional kuat dan menyayangkan kondisi yang kini dialami klub lamanya.
Pochettino: Situasi Tottenham Sangat Menyedihkan

Pochettino menilai kondisi Tottenham saat ini sebagai sesuatu yang menyedihkan. Ia mengaku masih memiliki rasa cinta yang besar terhadap klub yang pernah ia tangani selama enam musim.
“Ini sangat menyedihkan. Saya sangat mencintai Tottenham, itu akan selalu menjadi bagian penting dalam hidup saya, sebagai pelatih dan juga sebagai pribadi," ungkap Pochettino.
Ia juga menyoroti dampak situasi ini terhadap orang-orang di dalam klub dan para pendukung. Menurutnya, penderitaan tidak hanya dirasakan di lapangan, tetapi juga oleh seluruh komunitas Tottenham.
“Sangat menyedihkan karena saya tahu orang-orang di sana menderita, di dalam klub dan juga para fans.”
Pernyataan tersebut menggambarkan kedekatan emosional yang masih dimiliki Pochettino terhadap Spurs, meski ia kini melanjutkan karier di tempat lain.
Kebanggaan atas Masa Lalu dan Harapan ke Depan
Pochettino juga mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian selama melatih Tottenham. Ia menilai timnya saat itu tetap kompetitif meski menghadapi berbagai keterbatasan.
“Ketika saya di sana, saya mencoba menjelaskan visi saya. Kami berada dalam situasi yang luar biasa karena kami sedang merenovasi tempat latihan, stadion, kami pindah ke Wembley untuk bermain," lanjut Pochettino.
Ia menekankan bahwa timnya mampu bersaing tanpa dukungan transfer besar, bahkan mencatat periode panjang tanpa pembelian pemain baru.
“Kami menang setiap musim karena dengan semua situasi yang kami hadapi. Kami menjalani 18 bulan tanpa satu pun perekrutan. Itu adalah rekor di Premier League.”
Saat ini, Pochettino memimpin Timnas Amerika Serikat dan bersiap menghadapi Piala Dunia 2026. Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan untuk kembali melatih di Premier League di masa depan.
Jangan Lewatkan!
- Antony Bongkar Masa Sulit di Manchester United dan Cerita Malu di Depan Cristiano Ronaldo
- Jadwal Pekan ke-35 Premier League di SCTV dan Vidio, 2-5 Mei 2026
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 2-5 Mei 2026
- Link Live Streaming Man United vs Liverpool, Pertarungan Penentuan Harga Diri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Siap Jual Fofana, Dua Klub Inggris Sudah Antre
Liga Italia 1 Mei 2026, 18:48
LATEST UPDATE
-
Gak Masuk Akal! Luis Diaz Sebagus Itu Kok Dilepas Liverpool
Liga Inggris 1 Mei 2026, 22:29
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persis 2 Mei 2026
Bola Indonesia 1 Mei 2026, 21:12
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSBS 2 Mei 2026
Bola Indonesia 1 Mei 2026, 20:27
-
Kata Pochettino, Kejatuhan Tottenham Sungguh 'Menyedihkan'
Liga Inggris 1 Mei 2026, 19:45
-
AC Milan Siap Jual Fofana, Dua Klub Inggris Sudah Antre
Liga Italia 1 Mei 2026, 18:48
-
Laga PSG 5-4 Bayern Adalah Mimpi Buruk Bagi Diego Simeone!
Liga Champions 1 Mei 2026, 18:15
-
Kylian Mbappe Bukan Lagi Pemimpin Timnas Prancis
Piala Dunia 1 Mei 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20












