Kata Ruben Amorim Usai MU Dipermak 0-3 dari Bournemouth: Pemain Gugup
Editor Bolanet | 23 Desember 2024 05:45
Bola.net - Ruben Amorim mengakui bahwa para pemain Manchester United merasa gugup saat mereka dipermalukan Bournemouth, yang membuat klub berada di urutan ke-13 dan berada di papan bawah pada Hari Natal untuk pertama kalinya sejak 1989.
Man United dipaksa menyerah saat menjamu Bournemouth pada laga lanjutan Premier League 2024/25. Bermain di Old Trafford, Minggu (22/11/2024) malam WIB, mereka kalah 0-3.
Dean Huijsen membawa tim asuhan Androni Iraola unggul lebih dulu sebelum tendangan penalti Justin Kluivert dan gol Antoine Semenyo memastikan tiga poin untuk The Cherries.
Masalah pertahanan masih menjadi masalah besar bagi Amorim, dengan Man United kebobolan 17 gol dari bola mati di ajang Premier League, yang merupakan jumlah terbanyak dalam satu tahun kalender di kompetisi.
Simak komentar Amorim di bawah ini.
MU Terlalu Gugup
Kekalahan tersebut merupakan yang kedua kalinya secara beruntun dengan skor yang sama melawan Bournemouth, hampir tepat setahun setelah yang pertama.
"Pertandingan ini sangat sulit bagi kami. Kami menderita lagi dalam situasi bola mati dan kami sedikit gugup, begitu juga stadion di awal laga, saya merasakannya banyak sekali secara mental," kata Amorim.
"Anda dapat merasakannya tidak hanya dengan para pemain, tetapi juga para penggemar.
"Saya merasakannya sejak menit pertama, ada banyak kecemasan. Itu normal karena konteksnya dan itu sangat mengecewakan. Ini adalah momen yang sulit, namun kami harus menghadapinya dan mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya.”
Bola Mati Masih Jadi Biang kerok
Bola mati masih menjadi momok bagi Man United di laga ini dan Amorim langsung pasang badan kepada Carlos Fernandes yang merupakan pelatih spesialis bola mati di klub untuk disalahkan.
"Adalah tanggung jawab saya untuk melatih mereka, bukan Carlos," tegas Amorim.
"Tentu saja kami ingin berkembang. Pada saat ini, semuanya jauh lebih sulit, klub seperti Manchester United kalah 3-0 di kandang, itu sangat sulit bagi semua orang. Dan tentu saja para penggemar sangat kecewa dan lelah.
"Anda dapat merasakannya di stadion dan saya mengerti itu, tetapi kami harus menghadapinya. Kami tahu apa yang harus dilakukan. Kami harus memperbaiki situasi bola mati. Saya pikir kami tidak memberikan bola sebanyak yang kami lakukan.
"Kami mengendalikan permainan dengan lebih baik, kami tidak membiarkan banyak ruang, transisi, kami mengontrol dengan sangat baik melawan mereka."
Terlalu Terburu-buru
Pelatih asal Portugal itu sedikit menyesalkan reaksi para pemainnya saat tertinggal 2-0 yang menurutnya terlalu tergesa-gesa untuk mencetak gol, sehingga banyak sekali momen yang seharusnya bisa memperkecil ketertinggalan menjadi sirna.
"Pertahankan bola sejenak dan tidak langsung mencoba mencetak dua gol. Itu adalah momen yang sangat sulit dan kami harus memahami hal itu. Kami harus segera mengatasinya," ucap Amorim.
Sumber: Sky Sports
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2024/25
Baca Juga:
- Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Premier League 2024/2025
- Man of the Match Manchester United vs Bournemouth: Kepa Arrizabalaga
- Hasil Manchester United vs Bournemouth: Skor 0-3
- Soal Mimpi Arsenal Juara Liga Inggris: Musim Ini atau Sebaiknya Lupakan Saja
- Dua Pemain Cedera dalam 24 Jam, Arsenal Sedang Sial-Sialnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Melihat Tekanan Berbeda Arteta dan Guardiola di Perebutan Gelar Juara Liga Inggris
Liga Inggris 6 Februari 2026, 17:20
-
Statistik Menarik Man Utd vs Tottenham: Misi Carrick Hapus Kutukan 100 Tahun
Liga Inggris 6 Februari 2026, 16:49
-
Mimpi Besar Eden Hazard: Dari Como, Cesc Fabregas Pindah Melatih ke Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 16:26
-
Prediksi Leeds vs Nottingham Forest 7 Februari 2026
Liga Inggris 6 Februari 2026, 16:15
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 6 Februari 2026, 11:33
LATEST UPDATE
-
Livin Mandiri Akhirnya Pecah Telur di Putaran Kedua Proliga 2026
Voli 6 Februari 2026, 23:47
-
Alejandro Garnacho, Harga 40 Juta Euro, dan Ujian Kesabaran di Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 21:26
-
Hasil Persib vs Malut United: Menang 2-0, Maung Bandung Masih Sempurna di Kandang
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 21:01
-
3 Laga, 3 Kemenangan: Bagaimana Michael Carrick Membalik Nasib Manchester United
Liga Inggris 6 Februari 2026, 20:53
-
TULUS Ramaikan Ramadan di KLBB Festival 2026, Siap Hadirkan Malam Penuh Rasa di GBK
Lain Lain 6 Februari 2026, 20:33
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persebaya 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:27
-
Endrick Meledak di Lyon: Cetak Gol Spektakuler, Jadi Ancaman Baru di Ligue 1
Liga Eropa Lain 6 Februari 2026, 20:27
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Madura United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:22
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Dewa United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:29
-
Liam Rosenior Marah-Marah di Laga Chelsea vs Arsenal, Apa yang Terjadi?
Liga Inggris 6 Februari 2026, 19:29
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Borneo FC 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:23
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42



