Kekhawatiran Joe Cole: Chelsea Tidak Lagi Mengincar Trofi, Cole Palmer Bisa Pergi
Afdholud Dzikry | 3 April 2026 05:32
Bola.net - Mantan pemain Chelsea, Joe Cole mengungkapkan kekhawatiran soal masa depan Cole Palmer di Chelsea setelah muncul ketertarikan dari Manchester United. Ia menilai situasi internal klub yang belum stabil bisa mendorong pemain kunci hengkang pada musim panas.
Penurunan performa Chelsea dalam dua bulan terakhir memperkuat kekhawatiran itu. Setelah ditinggal Enzo Maresca, performa tim di bawah Liam Rosenior justru menurun, hanya meraih satu kemenangan dari enam laga liga. Kekalahan agregat telak dari Paris Saint-Germain di Liga Champions semakin menegaskan jarak mereka dengan tim elite.
Di tengah situasi tersebut, Palmer tetap tampil menonjol sejak direkrut dari Manchester City pada 2023, dengan torehan 46 gol dan 20 assist. Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa pemain 23 tahun itu bisa mempertimbangkan hengkang jika ambisinya tak sejalan dengan arah klub.
Posisi Chelsea yang kini berada di luar empat besar juga memperburuk keadaan. Bagi Joe Cole, persoalan utama bukan sekadar taktik, melainkan arah kebijakan klub yang dinilai tidak selaras dengan ambisi juara.
Visi Bisnis yang Membunuh Ambisi Juara

Sejak diambil alih dari Roman Abramovich pada 2022, Chelsea telah menggelontorkan lebih dari £1 miliar untuk transfer. Namun, Joe Cole menilai kebijakan tersebut lebih berorientasi pada investasi pemain muda dibanding kebutuhan kompetitif.
Akibatnya, Chelsea dinilai tertinggal dari rival seperti Manchester City dan Arsenal. Ketidakjelasan arah ini mulai memicu kekecewaan di kalangan suporter.
"Anda membeli pemain bukan untuk memenangkan pertandingan sepak bola, Anda membeli pemain sebagai aset dan saya pikir itu tidak akan pernah berhasil," ujar Joe Cole dalam siniar The Dressing Room.
Perbandingan dengan Era Roman Abramovich

Joe Cole menilai perbedaan mencolok antara manajemen saat ini dan era Abramovich. Dulu, seluruh kebijakan berorientasi pada hasil di lapangan dan target trofi.
Pendekatan itu dianggap lebih jelas dan tegas, berbeda dengan strategi saat ini yang dinilai spekulatif. Fokus pada pengembangan pemain muda dianggap belum mampu menghadirkan prestasi instan.
"Anda bisa bicara apa saja tentang era Roman Abramovich, tapi itu dibangun dengan satu hal di pikiran: memenangkan trofi. Itu dimulai dari lapangan sepak bola ke luar. Di bawah Roman, Chelsea menginginkan manajer terbaik dan pemain terbaik yang bisa didapat. Idenya adalah memenangkan setiap pertandingan dan setiap trofi," ungkap Joe Cole
"Sekarang grup pemilik baru masuk dan mereka menghabiskan banyak uang di awal, membuang banyak uang untuk tidak mendatangkan pemain yang tepat. Lebih dari £1 miliar dihabiskan dengan premis bahwa anak-anak ini akan berkembang. Tapi fans kecewa karena mereka merasa tidak sedang bersaing, dan memang tidak," kritiknya.
Frustrasi Pemain Bintang dan Ancaman Eksodus

Dampak kebijakan klub mulai terasa di ruang ganti. Enzo Fernandez dikabarkan membuka peluang hengkang, sementara Palmer disebut mulai mempertimbangkan masa depannya.
Ketertarikan Manchester United menjadi ancaman serius. Joe Cole menilai pemain dengan kualitas seperti Palmer memiliki banyak pilihan jika Chelsea gagal kembali bersaing di papan atas.
"Pemain merasa frustrasi. Dan Anda masuk ke posisi sekarang, di mana pemain terbaik akan mulai pergi. Jika Anda Cole Palmer, Anda berpikir: 'Saya bisa bermain di mana saja di dunia. Seperti... apa sih yang terjadi di sini?'" ujar Cole.
"Anda menjalankan klub seperti bisnis dan para penggemar tahu kapan mereka dibohongi. Chelsea tidak mencoba bersaing dengan Manchester City dan Arsenal, karena Anda tidak bisa. Bagaimana mereka bisa bersaing dengan perekrutan seperti ini? Mereka tidak bisa. Man City dan Arsenal sudah unggul jauh saat ini," lanjutnya.
Chelsea kini menghadapi jadwal krusial, termasuk laga melawan Port Vale dan duel penting kontra Manchester City serta Manchester United. Rangkaian hasil ini berpotensi menentukan masa depan pemain seperti Palmer di Stamford Bridge musim depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 09:47
-
Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias dari Palmeiras
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:44
-
5 Pelajaran Chelsea vs Fulham: Cole Palmer Bersinar dalam Debut Impian Xabi Alonso
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:04
-
Xabi Alonso Bela Robert Sanchez Usai Bikin 2 Blunder Kontra Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 07:24
-
Xabi Alonso Kirim Pujian untuk Chelsea Usai Menang di Markas Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 06:44
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Ungkap Alasan Palestra dan Caicedo Absen Lawan Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 11:24
-
Juventus Cemas, Kenan Yildiz Terancam Absen 2 Bulan Usai Cedera Lawan Frosinone
Liga Italia 25 Agustus 2026, 10:44
-
Newcastle Sepakat Rekrut Nico Gonzalez dari Manchester City
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 10:04
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:59
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 09:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 09:47
-
Juventus Capai Kesepakatan Rekrut Kamil Grabara dari Wolfsburg
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:24
-
Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias dari Palmeiras
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:44
-
5 Pelajaran Chelsea vs Fulham: Cole Palmer Bersinar dalam Debut Impian Xabi Alonso
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:04
-
Workout Selesai, Nongkrong Menanti: Ini Cara Balik Fresh Tanpa Extra Time
Lain Lain 25 Agustus 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
