Kembalinya Sadio Mane Jadi Mimpi Buruk Bagi Lawan-lawan Liverpool
Dimas Ardi Prasetya | 17 Februari 2020 02:31
Bola.net - Joe Gomez mengklaim kembalinya Sadio Mane ke lapangan merupakan kabar yang baik bagi Liverpool namun merupakan mimpi buruk bagi tim-tim lawan.
Mane baru saja mengalami cedera otot pada kakinya pada bulan Januari 2020 kemarin. Cedera itu ia alami saat The Reds bersua dengan Wolverhampton.
Pemain asal Senegal itu kemudian bisa bermain lagi di laga lawan Norwich City di Carrow Road, Minggu (16/02/2020) dini hari kemarin. Namun ia dimainkan sebagai pemain pengganti oleh Jurgen Klopp.
Mane masuk pada menit ke-60. Ia menggantikan gelandang Alex Oxlade-Chamberlain.
Mane langsung merepotkan pertahanan Norwich. Dan pada menit ke-78, ia berhasil mencetak gol dengan tendangan kaki kirinya, memanfaatkan umpan lambung Jordan Henderson.
Efek Psikologis
Penampilan kembali Sadio Mane di lapangan itu disambut dengan girang oleh Joe Gomez. Ia makin merasa senang karena koleganya itu berhasil membantu Liverpool mengalahkan Norwich City dengan skor 0-1.
Gomez mengakui Mane pemain yang luar biasa dan kehadirannya memberikan dorongan sangat positif bagi Liverpool. Sayangnya, tidak demikian bagi para lawan.
"Ia pemain yang luar biasa; ia memberi Anda kepercayaan diri ketika ia datang dan secara psikologis untuk tim lain itu tidak baik," cetusnya pada Sky Sports.
"Ia sangat hebat dan ia muncul untuk kami di banyak momen tahun ini dan melakukannya lagi," puji Gomez.
"Semua cara dan bentuk gol yang berbeda, itu menunjukkan kualitasnya dan kami beruntung membuatnya turun dari bangku cadangan, tetapi jelas itu karena cederanya," serunya.
Soal Angin
Liverpool tampil kurang greget di pertandingan melawan Norwich City itu. Mereka tampak cukup kerepotan menghadapi perlawanan Teemu Pukki dkk.
Ada anggapan faktor angin berperan dalam performa Liverpool. Namun Jurgen Klopp mengaku tak mau menyalahkan alam. Hal tersebut juga diamini oleh Joe Gomez.
"Cuaca sulit, jelas angin tidak menyenangkan ketika melompat untuk bola di udara dan sebagainya, tetapi kedua tim memiliki hal yang sama," serunya.
"Angin mengarah ke arah yang menguntungkan mereka di babak pertama dan kami tampil dengan cara yang berbeda di babak kedua," ungkapnya.
"Itu hanya bagian tak terpisahkan [dari sepakbola]. Jelas itu sering terasa tidak nyaman dan Anda dapat salah menilai hal-hal tetapi itu bagian dari permainan dan kami berdua harus menghadapinya," pungkas Gomez.
Liverpool saat ini tetap berada kokoh di puncak klasemen Premier League. Joe Gomez dkk unggul 25 poin dari Manchester City yang ada di peringkat kedua.
(sky sports)
Baca Juga:
- Statistik Laga Norwich vs Liverpool: Catatan Apik Clean Sheet The Reds
- Cafu, Trent Alexander-Arnold, dan Potensi Ballon d'Or
- Usai Kalahkan Norwich, Fokus Liverpool Langsung ke Atletico Madrid
- Jadi Pahlawan Kemenangan Liverpool, Henderson Puji Mane
- Cetak 100 Gol di Inggris, Mane Justru Terkejut
- Bicara Finansial, Berapa Besar Kerugian Man City Usai Larangan Main di Liga Champions?
- Jurgen Klopp Turut Prihatin dengan Hukuman Manchester City
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







