Kepa Jadi Starter Lagi, Apa Alasan Thomas Tuchel?
Richard Andreas | 16 Februari 2021 09:00
Bola.net - Thomas Tuchel memilih menurunkan Kepa Arrizabalaga sebagai starter ketika Chelsea meladeni Newcastle pada duel lanjutan Premier League, Selasa (16/2/2021) dini hari WIB. The Blues memetik kemenangan 2-0 dan Kepa bisa meraih clean sheet.
Keputusan ini merupakan salah satu kejutan Tuchel sejak melatih Chelsea. Dia memberi kesempatan pada pemain-pemain yang sebelumnya terbuang di era Frank Lampard, Kepa salah satunya.
Meski begitu, keputusan Tuchel yang satu ini tetap mengundang tanya, sebab Edouad Mendy sedang bagus-bagusnya beberapa pekan terakhir. Mendy hanya kebobolan satu kali pada empat laga bersama Tuchel.
Lalu apa alasan Tuchel memilih Kepa dan mencadangkan Mendy kali ini?
Kepa butuh ritme, Mendy butuh istirahat
Tuchel mengaku tidak ada alasan khusus di balik keputusan pemilihan kiper kali ini. Sebelumnya Kepa bermain baik di ajang FA Cup, dia hanya ingin memberi Kepa kesempatan lainnya untuk menjaga ritme.
"Kami membutuhkan Kepa yang tangguh dalam skuad. Dia tampil apik di FA Cup jadi kami memutuskan memberinya kesempatan lain untuk membangun sedikit ritme, kepercayaan diri, dan bukti bahwa kami memercayai dia," ujar Tuchel kepada Sky Sports.
"Di saat yang sama, kami bisa memberi kesempatan pada Edou untuk memulihkan mentalnya. Sebab bermain sebagai kiper sangat menuntut ketangguhan mental dan konsentrasi."
"Jadi dengan satu keputusan ini kami mendapatkan dua keuntungan," imbuhnya.
Mendy tetap nomor satu
Meski masih mengutak-atik posisi kiper, Tuchel menegaskan bahwa Mendy masih kiper nomor satu Chelsea. Kepa bagus dan mulai konsisten, tapi sampai saat ini masih Mendy yang jadi kiper utama.
"Edou adalah kiper nomor satu, itu jelas. Hal ini sudah jelas sebelum pertandingan dan akan terus seperti itu," lanjut Tuchel.
"Saya senang Kepa bisa meraih clean sheet kedua. Ini adalah momen baginya untuk menemukan ritme dan membangun kepercayaan diri."
"Edou akan kembali jadi kiper utama mulai sekarang seiring dengan pemulihan dirinya secara fisik dan mental, dia tetap nomor satu," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Akhirnya Bikin Gol, Timo Werner: Berkat Teriakan Bahasa Jerman!
- Olivier Giroud dan 2 Alasan Mengapa Layak Mendapat Julukan 'Supersub'
- Kabar Buruk untuk Chelsea, Cedera Tammy Abraham Dinilai Cukup Serius
- Prediksi Juara Premier League 2021/22: Salah satu dari Liverpool dan Man City
- 5 Pelajaran Laga Chelsea vs Newcastle United: Menang, Nirbobol, dan Sempurna!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST UPDATE
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
-
Inter Milan Sudah di Final Coppa Italia, tapi Siapa Lawannya?
Liga Italia 22 April 2026, 11:10
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
-
Apa Rahasia Hancurkan Chelsea 3-0, Brighton?
Liga Inggris 22 April 2026, 10:22
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59








