Kesalahan Arsenal, Harusnya Pecat Arteta dan Pilih Vieira
Richard Andreas | 18 Mei 2022 09:20
Bola.net - Arsenal terancam gagal total di musim 2021/22 ini. The Gunners sebenarnya hanya membidik target tempat besar, tapi itu pun terancam gagal karena masalah mentalitas tim.
Musim ini, di antara tim-tim top Premier League, Arsenal bisa dibilang menghadapi jadwal pertandingan paling mudah. Mereka tidak bermain di kompetisi Eropa, jadi bisa fokus ke kompetisi domestik.
Karena itu, Arsenal sempat ada di posisi unggul dalam persaingan empat besar. Mereka sempat memimpin, sampai akhirnya terpeleset dalam dua pertandingan terakhir.
The Gunners dikalahkan Tottenham (0-3) dan Newcastle (0-2) secara beruntun. Dua kekalahan ini memaksa Arsenal merosot ke peringkat lima.
Arteta tidak cukup bagus
Diyakini bahwa salah satu faktor utama penyebab kegagalan Arsenal adalah kualitas Arteta sebagai pelatih. Sebagai pelatih muda, Arteta dianggap tidak bisa mengembangkan skuad muda.
Pemain Arsenal tampak tidak punya ketangguhan mental untuk menghadapi persaingan ketat di empat besar. Karena itulah performa mereka merosot drastis dalam dua pertandingan terakhir.
Biar begitu, ada pula pandangan lain yang menyebut bahwa Arteta tidak bersalah sepenuhnya. Para pemain yang tidak bisa memikul tanggung jawab, para pemainlah yang tidak siap bertanding.
Faktor kualitas skuad juga jadi pengaruh. Arteta tidak memiliki tim tangguh seperti rival-rival the big six.
Harusnya tunggu Vieira
Bagaimanapun, keraguan terhadap kualitas Arteta telanjur mencuat. Terlebih, musim ini sudah beberapa kali fans Arsenal mendesak #ArtetaOut.
Terkini, menurut analis Premier League Don Hutchison, Arsenal telah salah mengambil langkah ketika buru-buru mengikat Arteta dengan kontrak jangka panjang.
"Mereka seharusnya bersabar dan menunggu Patrick Vieira. Vieira terbukti sebagai pelatih berani, pelatih berkarakter," ujar Hutchison.
"Namun, mereka buru-buru menunjuk Arteta. Arsenal sekali lagi membuat kesalahan dan saya yakin mereka pun mulai meragukannya."
Klasemen Liga Inggris
Sumber: Express
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37

















