Kesalnya Phil Neville Ketika Harus Melawan Manchester United
Yaumil Azis | 1 Mei 2020 05:33
Bola.net - Phil Neville menembus skuat inti Manchester United pada tahun 1994 dan bertahan cukup lama. Lalu, di tahun 2005, ia dengan berat hati harus meninggalkan klub berjuluk the Red Devils tersebut.
Neville tidak sekadar menjadi pelengkap skuat Manchester United saja, yang kala itu diasuh Sir Alex Ferguson. Ia mencatatkan total 386 kali penampilan berbalutkan jersey merah kebanggaan MU di semua kompetisi.
Setelah meninggalkan Old Trafford, Neville melanjutkan kiprahnya di Everton. Ia masih menjadi penggawa utama di klub tersebut. Ia mencatatkan 303 penampilan sebelum memutuskan gantung sepatu di tahun 2013.
Sekarang pria berusia 43 tahun itu sedang merintis karir di dunia kepelatihan. Ia melatih Timnas Wanita Britania Raya untuk melakoni kompetisi Olimpiade yang ditunda sampai tahun 2021 akibat pandemi virus Corona.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Phil Dilanda Dilema Tiap Hadapi MU
MUTV berkesempatan mewawancarainya di waktu senggang. Neville, yang memiliki saudara kembar bernama Gary, diajak mengenang kembali masa-masa dirinya membela Everton. Terutama saat dia melawan MU.
"Saya membenci [pertandingan] itu. Karena saya harus membayangkan keluarga. Ayah menginginkan United menang, ibu dan saudara saya hanya ingin saya bisa melewati pertandingan tanpa masalah," ujarnya.
"Saudari kembar saya sudah pasti mendukung Everton, jadi pertandingan itu membuat keluarga saya terpecah dua. Itu satu pertandingan di mana saya menemukan... jika United menang, saya bisa dikritik fans Everton karena menjadi fans United."
"Jika Everton menang, keluarga saya takkan berbicara kepada saya. Itu adalah salah satu dari situasi yang canggung - saya hanya ingin pertandingan itu segera terlewati," lanjutnya.
Soal Hubungannya dengan Gary Neville
Kenangan Phil soal pertandingan melawan MU tidak sampai di situ saja. Ia juga mengingat bagaimana kembarannya, Gary, yang masih memperkuat MU, enggan menyapanya saat sedang disorot kamera.
Kata Phil, Gary akan selalu menunjukkan pesona kaptennya di layar kaca. Dan Gary baru mau menyapa Neville sewaktu kamera menyorot sisi lain di lorong menuju ruang ganti.
"Begitu kami melewati kamera, sungguh, dia menyata, 'oke Phil, bagaimana situasinya?'. Benar-benar bodoh. Untuk kamera, untuk Sky Sports dan personanya, dia berpikir, 'Saya tidak mau menyapanya'. Saya berpikir, tidak, itu bukan buat saya, bocah," pungkasnya.
Padahal pemain-pemain Manchester United lainnya dengan senang hati menyapanya di pertandingan tersebut. Mulai dari Ryan Giggs, Paul Scholes, dan bahkan Wes Brown pun tidak malu saat berjumpa dengannya.
(Metro)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pasang Harga Teun Koopmeiners Usai Dilirik Manchester United
Liga Italia 22 April 2026, 17:48
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














