Ketika Chelsea Mendapatkan 'Guard of Honour' di Old Trafford Sembari Mempermalukan MU
Yaumil Azis | 11 Mei 2020 15:30
Bola.net - Musim 2004/05 Premier League menunjukkan keperkasaan Chelsea di era kepemilikan Roman Abramovich. Saat itu, mereka berhasil menjadi pemenang dan meninggalkan jauh sang juara bertahan, Arsenal.
Tentu saja, Arsenal tidak kalah perkasa pada saat itu. Pada musim sebelumnya, mereka berhasil menjuarai Premier League dengan status tak terkalahkan. Namun tetap saja, mereka gagal mengungguli Chelsea di musim ini.
Chelsea duduk di puncak klasemen dengan koleksi 95 poin, mengalahkan rekor poin terbanyak yang sebelumnya dipegang Manchester United. Kemudian disusul Arsenal yang berhasil menghimpun 83 angka.
Sementara itu, Manchester United tertinggal lebih jauh lagi. Mereka menempati peringkat ketiga dengan raihan 77 poin dari 38 pertandingan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Transfer dan Pencetak Gol Terbanyak
2004/05 adalah musim perdana Jose Mourinho melatih Chelsea. Sebelumnya, ia menukangi FC Porto dan membuat sensasi setelah berhasil membawa raksasa Portugal itu menjadi juara Liga Champions.
Klub berjuluk the Blues itu membelanjakan total 94 juta pounds untuk merekrut sembilan pemain baru. Angka segitu sudah terlihat sangat fantastis pada era itu. Regulasi FFP pun belum diberlakukan.
Beberapa nama di antaranya menjadi pemain penting dan sekarang dianggap sebagai legenda Chelsea. Mereka adalah Petr Cech, yang direkrut dari Rennes, serta rekrutan dari Marseille, Didier Drogba.
Frank Lampard adalah pemain yang paling mencolok. Meski berstatus sebagai gelandang, namun ia membukukan 19 gol dari 58 penampilan di semua kompetisi. Didier Drogba menyusul dengn koleksi 16 gol dari 41 pertandingan.
Keperkasaan Chelsea
Chelsea nyaris tidak tersentuh di musim tersebut. Mereka hanya menelan satu kekalahan, yang berasal dari partai tandang kontra Manchester City di bulan Oktober 2004. Selain itu, mereka juga mengemas delapan hasil imbang dan sisanya kemenangan.
The Blues juga sudah bertengger di empat besar klasemen Premier League saat itu sejak pekan pertama. Lalu, mereka naik ke peringkat dua sampai pekan ke-11. Pada pekan ke-12 sampai akhir, mereka tidak tergeser dari posisi satu.
Kendati demikian, mereka gagal mendapatkan tiga poin atas Arsenal di musim ini. Kedua pertemuannya hanya berujung imbang. Pertemuan pertama menjadi laga tersengit antara keduanya, dan berakhir dengan skor 2-2 setelah terjadi saling balas mencetak gol di babak pertama.
Guard of Honour
Chelsea sudah bisa mengunci gelar Premier League beberapa pekan sebelum musim 2004/05 rampung. Menurut perhitungan poin, mereka sudah tidak bisa terkejar lagi oleh Arsenal yang duduk di peringkat kedua.
Lalu, pada pekan ke-37, Manchester United dipertemukan dengan Chelsea. The Blues berstatus sebagai tim tamu karena pertandingan digelar di markas Manchester United, Old Trafford.
Para pemain Chelsea yang keluar dari ruang ganti mendapat sambutan dari penggawa Manchester United. Pemain dengan seragam merah berbaris dan memberikan tepuk tangan untuk pasukan Chelsea sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka menjuarai Premier League. Sikap itu dikenal dengan sebutan 'guard of honour'.
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 3-1 dan menjadi bukti keperkasaan Chelsea pada saat itu. Ketiga gol yang bersarang di gawang Manchester United dicetak oleh Tiago, Eidur Gudjohnsen, dan Joe Cole. Sementara tuan rumah harus puas dengan gol semata wayang Ruud van Nistelrooy.
Baca juga:
- Kilas Balik Ballon d'Or 2000: Luis Figo
- Nomor-Nomor Pebalap MotoGP dan Kisah yang Melatarbelakanginya
- Ketika Ochoa Seorang Diri Meredam Gempuran Bertubi-tubi Brasil
- Cut in, Shoot, Repeat: Teror Arjen Robben dan Kaki Kirinya yang Mematikan
- Mengenang 'Hairdryer Treatment' Sir Alex Ferguson yang Mengerikan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58





