Ketika Filosofi LVG Mulai Menunjukan Bentuk Aslinya
Editor Bolanet | 29 Desember 2015 15:27
Pada pertandingan yang diprediksi akan berjalan monoton dan tidak menghibur tersebut, Manchester United menunjukan sisi yang berbeda dari cara bermain mereka selama ini. Alih-alih menunjukan permainan yang 'membosankan' seperti yang sudah menjadi trademark mereka musim ini, Wayne Rooney dkk tampil 'menghibur' para fans dengan permainan atraktif dan menyerang kendati laga yang digelar di Old Trafford tersebut berakhir tanpa pemenang.
Pada pertandingan tersebut hampir semua lini Manchester United bekerja nyaris sempurna. David De Gea menggagalkan sejumlah peluang berbahaya Chelsea dengan penyelamatan gemilang. Lini Belakang mereka juga bekerja dengan baik dengan memberikan pressing yang ketat sehingga pemain Chelsea kesulitan untuk membuka ruang dan membuat peluang.
Lini serang MU juga tampil tak kalah apik. Anthony Martial, Ander Herrera, Juan Mata dan Wayne Rooney kerap memberikan kesulitan di lini pertahanan Chelsea. Andai saja Thibaut Courtois tidak tampil gemilang rasa-rasanya laga tersebut bisa menjadi milik Setan Merah.
Sebenarnya tidak ada yang berubah dari gaya bermain Manchester United. Mereka tetap memainkan Filosofi Possession Football Van Gaal yang tercermin jelas dari catatan statistik mereka. Menurut statistik yang dilansir Squawka, Setan Merah mendominasi penguasaan bola sebesar 61%. Perubahan gaya bermain ini secara tidak langsung menunjukan bahwa filosofi Van Gaal sudah mulai mengeluarkan bentuk aslinya bersama Manchester United.
Selama karir manajerialnya selama puluhan tahun belakangan ini, Van Gaal selalu mengedepankan penguasaan bola sebagai gaya bermainnya tanpa menghilangkan sisi atraktifnya. Saat ia melatih Barcelona dan Bayern Munchen, proses adaptasi filosofinya berjalan cukup cepat sehingga bisa memberi dampak yang relatih instan pada performa tim yang diukur oleh Trofi La Liga dan Bundesliga di musim pertamanya membesut Blaugrana dan The Bavaria.
Di United, entah kenapa proses adaptasi ini memakan waktu yang cukup lama. 26 tahun kepemimpinan Sir Alex mungkin menjadi penyebab kenapa Filosofi Van Gaal tidak kunjung meresap pada diri Wayne Rooney dkk yang masih terbawa dengan cara bermain yang sudah mendarah daging pada tubuh Setan Merah.
Melihat penampilan cemerlang yang ditunjukkan Setan Merah pada laga kontra Chelsea dini hari tadi, tak ayal jika beberapa pihak yang mengkritik permainan Setan merah sepanjang musim ini mulai menyuarakan dukungan kepada Pelatih 64 tahun tersebut, salah satunya adalah Paul Scholes. Musim ini Scholes kerap melontarkan kritik pedas terhadap Van Gaal, namun usai pertandingan tersebut ia mulai menyuarakan dukungan agar Van Gaal diberi waktu lebih di MU. Hal ini menunjukan bahwa para Pundit tersebut melihat sesuatu yang menjanjikan dari Filosofi Louis van Gaal yang telah menemukan bentuknya bersama skuad setan merah.
Memang masih banyak hal yang perlu disempurnakan dari Filosofi Van Gaal tersebut, namun laga kontra Chelsea dini hari tadi sudah cukup untuk menjadi bukti bahwa filosofi yang selama ini dipegang teguh oleh Van Gaal memang punya 'buah' yang manis pada akhirnya. Sekarang tinggal bagaimana para pemain bisa mempertahankan performa mereka seperti saat kontra Chelsea dini hari tadi serta apakah Manajemen United masih bersedia memberikan waktu bagi Van Gaal bahwa ia adalah sosok yang tepat untuk menukangi Setan Merah.
Bagaimana pendapat anda Bolaneters? Apakah Louis van Gaal masih layak diberi kesempatan lebih di Old Trafford? Ataukah ia harus segera hengkang untuk memberikan tempat bagi manajer baru Setan Merah? Sampaikan pendapat anda pada kolom komentar.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20










