Ketika VAR Sudah Tidak Berkawan Lagi dengan Manchester United
Serafin Unus Pasi | 20 September 2020 03:00
Bola.net - Manchester United mencatatkan start yang buruk di EPL musim 2020/21 setelah ditumbangkan oleh Crystal Palace. Pada kali ini, VAR menjadi sorotan.
Musim lalu, Manchester United banyak dicap sebagai VARchester. Ini mengacu dengan seringnya VAR menguntungkan Manchester United.
Terutama United sering mendapatkan penalti akibat VAR. Alhasil banyak yang menyinyiri bahwa MU ini anak kesayangan VAR.
Namun di laga pembukaan EPL ini, VAR seakan menjauh dari United. Malah VAR dituding merugikan setan merah oleh para loyalis mereka.
Memang apa salah VAR di mata fans MU? Simak ulasannya di bawah ini.
Berikan Palace Penalti
VAR diklaim merugikan MU karena Crystal Palace mendapatkan penalti di menit 72.
Pada saat itu kejadiannya adalah Palace tengah melakukan serangan balik. Namun bola berhasil diadang oleh bek MU, Victor Lindelof.
Pada awalnya laga masih dilanjutkan namun wasit mendapatkan informasi dari ruang VAR bahwa Lindelof melakukan handsball saat menghalau bola itu.
Wasit Martin Atkinson lalu berlari ke pinggir lapangan untuk memeriksa VAR, dan ia memutuskan Palace mendapatkan penalti setelah tangan Lindelof terlihat jelas mengenai bola.
Gagalkan Penyelamatan De Gea
Dalam kurun waktu dua menit, VAR sukses membuat fans Manchester United keki berat.
Setelah Palace diberi hadiah penalti, Jordan Ayew mengambil tendangan itu. Namun penalti itu berhasil dipatahkan oleh De Gea, sehingga para fans MU bersorak gembira.
Namun senyuman itu harus pudar setelah wasit meminta penalti diulang. Ini dikarenakan kaki De Gea melewati garis gawang saat menyelamatkan penalti Ayew.
Di penalti kedua, Wilfred Zaha mengambil eksekusi penalti dan sukses melaksanakan tugasnya. Sehingga United tertinggal 2-0 di laga itu.
Gol Hiburan
Pada laga itu, United berhasil membuat satu gol.
Gol itu dibuat oleh pemain baru sekaligus debutan mereka, Donny van de Beek.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





