Ketika Wolves Bikin Manchester City Kehilangan Identitas
Asad Arifin | 28 Desember 2019 10:22
Bola.net - Wolverhampton mengalahkan Manchester City pada laga pekan ke-19 Premier League 2019/2020. Bukan hanya sekadar menang, Wolves juga membuat Man City bermain tanpa identitasnya: penguasaan bola.
Wolves berjumpa Manchester City di Molineux Stadium pada Sabtu (28/12/2019) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Wolves melakukan comeback yang epik dan menang dengan skor 3-2.
Wolves tertinggal dari Man City lewat gol Raheem Sterling pada menit ke-25 dan 50. Setelah itu, Wolves membalas tiga gol yang masing-masing dicetak Adama Traore, Raul Jimenez, dan Matt Doherty.
Hasil ini membuat Wolves berada di posisi ke-5 klasemen dengan 30 poin. Sedangkan, Man City berada di posisi ketiga dengan 38 poin. Man City harus tertinggal 14 poin dari Liverpool di puncak.
Bermula dari Kartu Merah Ederson Moraes
Manchester City sebenarnya bermain apik pada awal laga. Namun, pasukan Pep Guardiola mendapat malapetaka pada menit ke-12. Penjaga gawang Ederson Moraes mendapat kartu merah langsung dari wasit.
Ederson Moraes mendapat kartu merah usai melanggar penyerang Wolves, Diogo Jota. Ederson menghentikan laju Diogo Jota yang sudah mengarah ke gawang. Bahkan, dia mampu mengirim bola melewati Ederson.
Setelah Ederson keluar, Pep Guardiola kemudian menarik keluar Sergio Aguero untuk memainkan Claudio Bravo.
Sejak kalah jumlah pemain, Man City mulai kehilangan kendali permainan. Bahkan, ketika babak pertama usai, penguasaan bola Man City kalah dominan dari Wolves. Man City hanya meraih 39 persen penguasaan bola, berbanding 61 persen untuk Wolves.
Man City Bermain Tanpa Identitas
Josep Guardiola dikenal sebagai pelatih yang mengedepankan penguasaan bola sebagai identitas klub yang dilatihnya. Sebelum di Manchester City, hal tersebut sudah terlihat di Barcelona dan Bayern Munchen.
Namun, indentitas tersebut sama sekali tidak nampak pada laga melawan Wolves. Sebab, laga berakhir dengan penguasaan bola yang timpang: 62 persen untuk Wolves dan 38 persen untuk Man City.
Dikutip dari Squawka, 38 persen merupakan angka terburuk bagi penguasaan tim asuhan Pep Guardiola di liga top. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk saat di Barcelona maupun Bayern Munchen. Wolves benar-benar membuat Man City berada dalam tekanan.
Sumber: Squawka
Baca Ini Juga:
Tertinggal 14 Poin dari Liverpool, Pemain Manchester City Frustrasi
Klasemen Premier League Pasca Man City Kalah dari Wolves
Ejek Trofi Piala Dunia Antarklub Liverpool, Legenda MU: Trofi Bulu Tangkis Saya Lebih Bergengsi!
Perangi Rasisme, Paul Pogba Ajak Skuad MU Pakai Gelang Spesial
Mikel Arteta Fokus Perbaiki Satu Hal Ini dari Arsenal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ayah Alexis Mac Allister Tegaskan Tidak Ada Kontak dari Real Madrid
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:54
-
Manchester United Lakukan Perombakan Besar, 4 Pemain Tinggalkan Klub
Liga Inggris 4 Juni 2026, 14:24
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















