Kisah Patrice Evra yang Dikhianati Ed Woodward
Serafin Unus Pasi | 24 Agustus 2020 16:00
Bola.net - Sebuah kisah menarik diungkapkan oleh Patrice Evra. Mantan bek Manchester United itu mengaku pernah dikhianati oleh Wakil CEO United saat ini, Ed Woodward.
Evra merupakan salah satu pemain yang krusial di United di era Sir Alex Ferguson. Ia menjadi andalan sang manajer di sisi kiri pertahanan Setan Merah sejak tahun 2006 silam.
Pada tahun 2014, Evra mengambil keputusan besar dalam karirnya. Ia memutuskan meninggalkan Manchester United untuk bergabung dengan Juventus.
Evra mengaku bahwa ia sebenarnya masih ingin bertahan di United saat itu. "Saya merasa dikhianati oleh Ed [Woodward]," ujar Evra kepada The Guardian.
Baca cerita lengkap pengkhianatan Woodward pada Evra di bawah ini.
Tawaran Telat
Evra menyebut bahwa pada saat itu ia benar-benar menantikan perpanjangan kontrak dari Manchester United.
Namun tawaran itu baru datang setelah ia berbicara dengan Juventus sehingga ia merasa kecewa terhadap Woodward.
"Pada saat itu saya sudah berbicara dengan Juventus dan mengatakan saya akan pindah ke sana. Lalu Ed tiba-tiba mengatakan 'Kami akan memberikanmu kontrak dua tahun, uang yang lebih besar, ban kapten dan juga pertandingan testimonial'. Namun itu semua sudah terlambat."
Cinta Mendalam
Evra sendiri mengaku bahwa ia terkadang masih menyesali kepergiannya dari MU. Ia menyebut bahwa ia memendam cinta yang mendalam terhadap klub berjuluk Setan Merah.
"Pada saat itu istri saya berkata kepada saya 'Lihat, United hampir terdegradasi ke Championship dan kamu berada di Final [Liga Champions]."
"Saya memang mencintai Juventus, namun saya berkata 'Meski mereka terdegradasi ke Championship, saya lebih memilih tetap bersama mereka. Tidak ada yang bisa menggantikan cinta saya untuk mereka." ujarnya.
Tiga Tahun
Evra menghabiskan tiga tahun berikutnya dalam karirnya untuk memperkuat Juventus.
Sebelum akhirnya ia pindah ke Marseille pada tahun 2017. Setelah itu ia sempat memperkuat beberapa klub, salah satunya West Ham sebelum ia memutuskan untuk pensiun.
(The Guardian)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








