Kritik UEFA Nations League, Klopp: Apa Mau Lihat Opera Tiap Malam?
Editor Bolanet | 20 Oktober 2018 01:28
Bola.net - - Manajer Liverpool Jurgen Klopp lagi-lagi mengkritik kebijakan UEFA menggela UEFA Nations League dengan mengatakan sepakbola di Eropa tak butuh kompetisi baru karena jadwal yang ada sudah sangat padat.
Sebelumnya Klopp sudah memberikan kritikan keras pada UEFA. Mereka menyebut ini adalah kompetisi paling tak masuk akal di dunia sepakbola.
Kritikan itu dilontarkannya setelah Liverpool berduel lawan Manchester City. Pertandingan itu berlangsung kurang greget dan berakhir imbang 0-0.
Ada indikasi bahwa para pemain di kedua klub kelelahan. Sebab jadwal tanding mereka di level klub sudah padat dan masih ditambah pula dengan jadwal tanding di timnas.
Perbandingan Cabor Lain
Klopp lantas membandingkan apa yang terjadi pada cabang-cabang olahraga lain seperti tinju, American Football dan bola basket. Ditegaskannya, para atlit di cabang olahraga itu tak diforsir untuk terus bermain di sepanjang tahun atau musim dan diberi jatah istirahat yang manusiawi.
"Anda tidak ingin melihat Anthony Joshua berkelahi setiap malam. Itu tidak mungkin. Tidak ada olahraga lain - football di Amerika memiliki istirahat yang nyata dan tepat,” ucapnya seperti dilansir Goal International.
“Bola basket mereka memiliki liga musim panas. Hanya sepakbola. Semua orang menginginkan kompetisi besar di mana Anda bisa terdegradasi, dipromosikan, bermain untuk sesuatu," ketus Klopp.
Performa Terbaik
Klopp lantas mempertanyakan bagaimana pemain diharapkan untuk bisa menampilkan performa terbaiknya ketika mereka harus memainkan begitu banyak pertandingan.
“Pada satu titik kita harus berpikir apakah kita menginginkan opera setiap malam, atau setiap dua bulan sekali?"
“Saya suka kompetisi tetapi pada satu titik seseorang harus mundur dan berpikir mereka adalah pemain, bagaimana kita bisa memastikan mereka tampil bagus?"
“The Nations League adalah ide yang bagus tetapi lakukan di olahraga lain. Dalam sepakbola tidak ada ruang untuk itu. Saya bisa saja memberi tahu mesin kopi saya karena tidak ada yang benar-benar tertarik [pada omongan saya]," ketusnya.
Berita Video
Para pemain Liverpool coba membantu korban tsunami Palu dengan melelang jersey bertanda tangan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















