Kronik Jose Mourinho Lawan Chelsea: Psywar, Kalah, Lalu Salahkan Wasit
Asad Arifin | 5 Februari 2021 07:51
Bola.net - Jose Mourinho menjadi sosok yang amat sentral pada laga Tottenham vs Chelsea. Bukan sekadar sebagai mantan manajer Chelsea, tapi juga apa yang terjadi sebelum hingga sesudah laga.
Tottenham kalah dengan skor 1-0 saat menjamu Chelsea di pekan ke-22 Premier League, Jumat (5/2/2021) dini hari WIB. Gol tunggal Chelsea dicetak lewat penalti Jorginho.
Bagi Tottenham, hasil buruk di Tottenham Hotspur Stadium itu membuat mereka makin terpuruk. Eric Dier dan kolega selalu kalah pada tiga laga terakhirnya di Premier League.
Dimulai dari Psywar
Jose Mourinho memulai duel lawan Chelsea dengan sebuah psywar. Kepada Thomas Tuchel, baru dua pekan menjadi manajer Chelsea, Mourinho memberi pesan khusus. Dia menyebut melatih Chelsea itu mudah.
"Saya kira tidak terlalu sulit melatih Chelsea sebab saya pernah jadi juara tiga kali, Ancelotti pernah jadi juara, Antonio Conte juga jadi juara," kata Mou kepada Sky Sports.
"Jadi seharusnya tidak terlalu sulit sebab kami meraih banyak gelar di sana," katanya.
Tepikan Gareth Bale

Saat laga berlangsung, Mourinho membuat keputusan penting. Dia hanya melakukan dua pergantian walau regulasi membolehkan lima kali. Mourinho masih punya satu pemain menyerang di bangku cadangan, Gareth Bale.
Mourinho sama sekali tidak melihat Gareth Bale sebagai opsi yang bisa dipilih walau timnya sedang butuh gol. Bale hanya duduk manis di bangku cadangan sepanjang laga.
"Saya melakukan yang terbaik, dia melakukan yang terbaik. Semua orang melakukan yang terbaik," ucap Mourinho dikutip dari BBC Sport.
Salahkan Wasit

Para pemain Tottenham protes saat wasit Andre Marriner memberikan penalti untuk Chelsea. Eric Dier dianggap melakukan pelanggaran pada Timo Werner dan Chelsea mendapatkan gol dari momen ini.
Mourinho kesal dengan keputusan wasit Marriner. Dia merasa frustrasi karena kehilangan laga yang menurutnya pasukannya sudah tampil bagus.
"Saya menganggapnya sebagai salah satu wasit terbaik di Premier League," kata Mourinho dikutip dari BBC Sport.
"Saya peduli padanya dan yang sangat saya kagumi. Itu memberi saya posisi yang baik untuk mengatakan kepadanya bahwa saya tidak menyukai penampilannya," katanya.
Mourinho kehilangan Magisnya?
Jose Mourinho selama ini dikenal sebagai manajer papan atas. Saat masih melatih di Chelsea, Real Madrid, Inter Milan, maupun Manchester United, dia punya rekor kandang yang bagus.
Namun, magis itu nampaknya mulai luntur setelah Mourinho menerima pinangan Tottenham. Sebab, untuk pertama kali dalam karirnya Mourinho harus merasakan dua kekalahan kandang secara beruntun.
Sumber: BBC Sport, Opta, Sky Sports
Baca Ini Juga:
5 Pelajaran Laga Tottenham vs Chelsea: Ketika Mulut Besar Jose Mourinho Bungkam
Jose Mourinho Akhirnya Derita Dua Kekalahan Kandang Beruntun, Sudah Bukan Special One Lagi?
Catat! 5 Pemain Real Madrid yang Bisa Bikin Huesca Semakin Menderita
Man of the Match Tottenham vs Chelsea: Jorginho
Eden Hazard dan Deretan Bintang yang Terkena Kutukan Cedera di Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
LATEST UPDATE
-
Liverpool Jalani Pramusim, 8 Pemain Ini Butuh Penampilan Impresif
Liga Inggris 24 Juli 2026, 01:00
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












