Lambert: Itu Adalah Gol Yang Konyol
Editor Bolanet | 5 Maret 2013 06:36
- Paul Lambert menilai bahwa gol semata wayang yang tercipta pada laga Aston Villa vs Manchester CIty merupakan hal yang konyol.
Labert melihat bahwa anak asuhnya bermain sangat bagus saat menghadapi juara bertahan Premier League. Akan tetapi, satu kesalahan dari Ciaran Clark membuat timnya harus rela menelan pil pahit pada laga tersebut.
Kami bermain bagus dan memiliki satu atau dua peluang seperti ketika peluang Christian masih mampu diselamatkan tepat di garis gawang. Kami benar-benar mampu memberikan perlawanan kepada mereka, namun gol itu benar-benar konyol, jelas Lambert.
Pemain Aston Villa sendiri sempat memprotes gol Carlos Tevez tersebut. Mereka mengklaim terjadinya pelanggaran yang dilakukan Edin Dzeko kepada Clark. Akan tetapi, pelatih The Villans sendiri menilai sama sekali tidak terjadi pelanggaran di sana.
Saya pikir tidak ada pelanggaran (yang dilakukan oleh Dzeko kepada Clark). Saya tahu apa yang ingin dilakukan oleh Ciaran, namun Anda tidak bisa mengambil resiko seperti itu saat hanya ada dua orang di belakang. Anda tidak boleh melakukan kesalahan tersebut, terangnya. (sky/bgn)
Labert melihat bahwa anak asuhnya bermain sangat bagus saat menghadapi juara bertahan Premier League. Akan tetapi, satu kesalahan dari Ciaran Clark membuat timnya harus rela menelan pil pahit pada laga tersebut.
Kami bermain bagus dan memiliki satu atau dua peluang seperti ketika peluang Christian masih mampu diselamatkan tepat di garis gawang. Kami benar-benar mampu memberikan perlawanan kepada mereka, namun gol itu benar-benar konyol, jelas Lambert.
Pemain Aston Villa sendiri sempat memprotes gol Carlos Tevez tersebut. Mereka mengklaim terjadinya pelanggaran yang dilakukan Edin Dzeko kepada Clark. Akan tetapi, pelatih The Villans sendiri menilai sama sekali tidak terjadi pelanggaran di sana.
Saya pikir tidak ada pelanggaran (yang dilakukan oleh Dzeko kepada Clark). Saya tahu apa yang ingin dilakukan oleh Ciaran, namun Anda tidak bisa mengambil resiko seperti itu saat hanya ada dua orang di belakang. Anda tidak boleh melakukan kesalahan tersebut, terangnya. (sky/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Mengapa VAR Terasa Lebih Baik Dibanding Premier League?
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:14
-
Manchester United Fix Beli Bek Kiri Baru, Ini Target Utamanya
Liga Inggris 22 Juni 2026, 22:13
-
Kabar Baik MU! Klub Inggris Ini Siap Tebus Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juni 2026, 21:01
LATEST UPDATE
-
Apakah Korea Selatan Masih Bisa Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 25 Juni 2026, 12:27
-
Man of the Match Ceko vs Meksiko: Mateo Chavez
Piala Dunia 25 Juni 2026, 10:35
-
Man of the Match Afrika Selatan vs Korea Selatan: Thapelo Maseko
Piala Dunia 25 Juni 2026, 10:26
-
Gym Bag Anti Blunder! 5 Barang Wajib Biar Tetap Fresh Habis Olahraga
Lain Lain 25 Juni 2026, 09:30
-
Man of the Match Maroko vs Haiti: Achraf Hakimi
Piala Dunia 25 Juni 2026, 07:28
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41












