Latih Liverpool, Jurgen Klopp Merasa jadi Pria Paling Beruntung di Dunia
Ari Prayoga | 26 Desember 2019 06:52
Bola.net - Jurgen Klopp merasa menjadi pria paling beruntung di dunia karena menangani tim seperti Liverpool, setelah kesuksesan luar biasa mereka tahun 2019 ini.
Klopp diangkat menjadi manajer Liverpool pada Oktober 2015 silam. Awal kariernya bersama The Reds berjalan tak mudah karena timnya belum mampu menunjukkan performa konsisten.
Kerja keras Klopp akhirnya baru berbuah manis pada 2019 ini. Setelah menjadi juara Liga Champions, Jordan Henderson cs melengkapinya dengan raihan trofi Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.
Tak hanya itu, sejauh ini Liverpool juga tampil superior di pentas Premier League. Klub Merseyside itu pun berpeluang besar meraih gelar Premier League pertama mereka.
Kebanggaan Klopp
Klopp mengaku bahwa dirinya sangat takjub dengan semua prestasi yang ditorehkan tim asuhannya pada 2019 ini, terutama karena ia berhasil membawa Liverpool kembali ke habitatnya sebagai penantang gelar.
"Saya rasa sekarang Anda cukup mengenal saya, saya bukanlah tipe orang yang melihat ke belakang, tidak ketika ada pekerjaan yang harus dilakukan. Namun bagaimana saya bisa mengabaikan semua yang kami alami di tahun ini? Saya hanya memiliki satu kata untuk ini: wow," ujar Klopp di laman resmi klub.
"Saya sangat bangga akan banyak hal. Tentu, pertama-tama untuk semua orang bisa memiliki kesempatan merayakan Liverpool kembali menjadi pemenang trofi sekali lagi," tambahnya.
Momen Tak Terlupakan
Klopp menyebut ada satu momen yang membuatnya sangat bahagia, yakni ketika melakukan parade perayaan juara Liga Champions mengelilingi kota Liverpool pada Juni lalu.
"Selama saya hidup, saya tak akan melupakan malam di Madrid dan keesokan harinya di Liverpool ketika kami membawa pulang trofi Liga Champions," tutur Klopp.
"Saya ingat saya pernah berkata kota ini akan 'meledak' ketika kami meraih trofi, tapi saya rasa saya mungkin sedikit meremehkannya. Suasana itu, saya bahkan tak bisa memikirkannya sekarang tanpa merasa tergetar," sambungnya.
"Hari itu, kalian membuat kami merasakan setiap emosi dan ketika saya melihat orang-orang dari atas bus, itu makin menguatkan apa yang saya tahu sejak 8 Oktober 2015. Saya pria paling beruntung bisa menjadi bagian dari klub ini, menjadi bagian dari keluarga spesial ini," tukasnya.
Sumber: Liverpool FC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Para Penyerang Chelsea Tumpul, Harapan ke Liga Champions Kian Semu
Liga Inggris 22 April 2026, 17:36
LATEST UPDATE
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














