Lebih Dulu Lirik Ruben Amorim, Kenapa Liverpool Ganti Tunjuk Arne Slot?
Richard Andreas | 3 November 2024 08:00
Bola.net - Jamie Carragher menjelaskan alasan mengapa Liverpool tidak memilih Ruben Amorim, yang kini menjadi manajer baru Manchester United, sebagai pengganti Jurgen Klopp. The Reds memang sempat lebih dahulu mendekati Amorim.
Klopp mengumumkan di awal tahun bahwa ia akan mundur dari posisi manajer Liverpool pada akhir musim 2023/2024. Xabi Alonso, mantan pelatih Liverpool, muncul sebagai kandidat utama untuk menggantikan Klopp.
Namun, ternyata Alonso memutuskan untuk tetap bertahan di Bayer Leverkusen. Liverpool lantas mulai mencari kandidat lain dan sempat dikaitkan dengan Ruben Amorim dan Arne Slot. Pada akhirnya, mereka memilih Slot sebagai pelatih baru.
Carragher, yang terkesan dengan performa Liverpool di bawah arahan Slot, juga mengakui kekagumannya pada Amorim.
Ruben Amorim Tidak Jadi ke Liverpool
Carragher percaya bahwa gaya permainan Amorim yang lebih menyukai formasi tiga bek menjadi alasan mengapa ia tidak dipertimbangkan lebih lanjut untuk posisi di Liverpool.
Setelah spekulasi yang berkembang beberapa hari, Amorim akhirnya resmi diumumkan sebagai manajer baru Manchester United. Namun, dia baru akan meninggalkan Sporting Lisbon dan mulai bekerja di MU pada 11 November 2024.
“Ruben Amorim adalah salah satu pelatih generasi saat ini yang menerapkan formasi tiga bek, seperti Xabi Alonso di Bayer Leverkusen dan Simone Inzaghi di Inter Milan,” ujar Carragher.
“Dugaan saya, salah satu alasan Liverpool memilih Slot daripada Amorim musim panas lalu adalah karena pelatih asal Belanda tersebut lebih menyukai formasi empat bek, sehingga lebih mudah untuk melakukan transisi dengan skuad yang ada.”
Dari Ten Hag ke Amorim
Carragher lantas mempertanyakan apakah Dan Ashworth dan Jason Wilcox, petinggi MU sudah mempertimbangkan potensi masalah dalam perubahan gaya dari Ten Hag ke Amorim.
“Di bawah Jurgen Klopp, gaya permainan tim utama telah diadaptasi hingga ke level akademi untuk memastikan pemain yang naik ke tim utama sudah terbiasa dengan pola permainan yang ada," tambah Carragher.
“Mungkin saja mereka telah mencapai titik di mana hal ini menjadi kekhawatiran sekunder karena mereka ingin memberikan kebebasan penuh kepada pelatih baru untuk memulai dari awal, tanpa memandang profil pemain yang sudah ada,” tutupnya.
Klasemen Liga Inggris 2024/2025
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Tottenham vs Man City: Dominic Solanke
Liga Inggris 2 Februari 2026, 02:28
-
Man of the Match Man United vs Fulham: Casemiro
Liga Inggris 2 Februari 2026, 00:45
-
Man of the Match Real Madrid vs Rayo Vallecano: Vinicius Junior
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 00:32
-
Hasil Lyon vs LOSC: Calvin Verdonk Masuk dari Bangku Cadangan, Sayang Timnya Kalah
Tim Nasional 2 Februari 2026, 00:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30






