Liga Champions Beri Efek Negatif Bagi MU
Dimas Ardi Prasetya | 24 September 2018 19:16
- Sam Allardyce menduga Manchester United tak bisa meraih hasil maksimal lawan Wolverhampton karena kelelahan usai berlaga di Liga Champions.
MU sempat tampil tak konsisten di awal musim ini. Setelah menang lawan Leicester City, mereka dikalahkan oleh Brighton dan Tottenham.
Akan tetapi setelah itu ada tanda bahwa Paul Pogba cs sudah berhasil mengatasi masalah tersebut. Sebab mereka bisa meraih kemenangan melawan Burnley dan Watford.
Bahkan tren positif itu berlanjut di Liga Champions. Pasukan Jose Mourinho bisa menang melawan Young Boys di Swiss.
Imbang Vs Wolves
Akan tetapi hanya berselang beberapa hari kemudian, MU gagal melanjutkan tren positifnya itu. Bermain lawan Wolves di Old Trafford, Setan Merah hanya bisa meraih hasil imbang 1-1.
Setan Merah sejatinya bisa unggul lebih dahulu di laga itu berkat gol Fred pada menit 18. Namun di babak kedua Wolves bisa menyamakan skor melalui Joao Moutinho pada menit 53.
Setan Merah sebenarnya unggul dalam penguasaan bola. Akan tetapi, wolves mampu bermain dengan lebih efektif dalam menyerang.
Di sepanjang laga, MU melepas 15 tembakan ke gawang dan hanya enam yang tepat sasaran. Sementara Wolves melepas 11 tembakan dan delapan di antaranya sukses mengancam David De Gea.
Kelelahan
Menurut Allardyce, hasil imbang itu terjadi karena MU sepertinya kurang bisa beradaptasi dengan jadwal padat mereka. Mereka kelelahan usai bermain di Liga Champions hingga akhirnya tak bisa main konsisten dan maksimal.
“Ada tanda-tanda mereka berada di jalur yang benar, mereka memiliki kemenangan yang nyaman di Eropa. Tapi mungkin laga di Eropa itu telah mempengaruhi beberapa pemain pada hari Sabtu. Mungkin itu adalah elemen kunci nyata hingga Manchester United tampil buruk," cetusnya pada talkSPORT.
“Manchester United selalu mampu mengatasi situasi itu, tetapi mungkin mereka tidak mengatasinya dengan baik (kali ini)," sambungnya.
“Ini selalu saat yang tepat untuk bermain melawan sebuah tim ketika mereka kembali dari Eropa, entah itu Liga Europa atau Liga Champions. Mungkin ada sedikit rasa mabuk dari perjalanan Liga Champions itu," serunya.
Berita Video
Berita Video Berita Video Manajer Persib Bandung Sesalkan Insiden Meninggalnya Haringga Sirila.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











