Lima Pelajaran Yang Bisa Dipetik Dari Laga Arsenal vs Chelsea
Editor Bolanet | 25 Januari 2016 11:30
Kemenangan Chelsea ini sedikit banyak mengejutkan publik pecinta sepakbola, pasalnya Arsenal yang tengah berada dalam tren performa positif lebih diunggulkan untuk memenangkan laga ini ketimbang The Blues. Ada sejumlah pelajaran dalam laga Derby London ini yang bisa dipetik hikmahnya baik oleh Arsenal maupun Chelsea. Apa saja pelajaran tersebut? Silahkan tekan tombol di bawah ini.[initial]
(bola/dub)
Tackle Gegabah Mertesacker

Sebagai salah satu sosok senior di kubu The Gunners, seharusnya Mertesacker bisa lebih memperhitungkan tindakannya. Mertesacker sejatinya masih punya ruang yang cukup untuk menekan Costa, namun ia lebih memilih melancarkan tekel gegabah tersebut yang berbuntut pada kartu merah yang merugikan rekan-rekan setimnya.
Diego Costa Sang Antagonis

Pada laga ini Costa kembali tampil sebagai sosok antagonis bagi kubu The Gunners. Ia sempat beberapa kali melakukan provokasi ke pemain bertahan Arsenal, sebelum ia kembali ambil peran dalam diusirnya Per Mertesacker pada menit ke 19.
Keantagonisan Costa semakin bertambah ketika ia mencetak satu-satunya gol pada pertandingan tersebut pada menit ke 22.
Kembalinya Roh Serangan Arsenal

Pada babak kedua Wenger melakukan sebuah pergantian yang tepat dengan menarik keluar Joel Campbell dan memasukan Alexis Sanchez. Masuknya Sanchez terbukti memberikan roh baru dalam serangan Arsenal, karena The Gunners menjadi lebih aktif menyerang.
Ia memang tidak melepaskan satupun tembakan ke arah gawang Courtois, namun pergerakannya kerap membuat para pemain bertahan The Blues keteteran.
Tak Ada Hazard, Willian pun Jadi

Namun beruntung bagi Chelsea, disaat performa Hazard menurun ada sosok Willian yang mampu mengisi kekosongan tersebut. Pada laga malan tadi, Willian tercatat melakukan 3 kali tembakan, membuat dua peluang, melancarkan 7 crossing, dan membuat dua umpan kunci pada laga kontra Arsenal tersebut.
Mantan Memang Jadi Pembeda

Di kubu Chelsea, Diego Costa memang mencetak gol kemenangan, namun jika kita lihat pahlawan sebenarnya ada pada diri Fabregas. Dimainkan agak kedepan oleh Guus Hiddink, Fabregas sukses mendikte serangan The Blues, di mana ia kerap membuat pergerakan yang bagus serta mengirim umpan yang akurat.
Di kubu Arsenal, Petr Cech bisa dibilang menjadi penyelamat The Gunners dari kekalahan yang lebih memalukan. Kiper berdarah Republik Ceko tersebut melakukan empat penyelamatan penting sehingga gawang Arsenal hanya kebobolan satu gol saja pada laga itu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Brighton vs Chelsea, Yang Jadi Masalah Adalah Etos Kerja Pemain The Blues
Liga Inggris 22 April 2026, 10:37
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
-
MU Segera Umumkan Kontrak Baru Kobbie Mainoo, Begini Detailnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 12:41
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
-
Profil Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Sudah Saatnya Juara Lagi
Piala Dunia 22 April 2026, 12:11
-
Trofi Apa Saja yang Bisa Dimenangkan Inter Milan Musim Ini?
Liga Italia 22 April 2026, 12:00
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59











