Liverpool: Dahulu Hanya Modal Semangat, Sekarang Sudah Tahu Caranya Menang
Richard Andreas | 14 Januari 2020 00:45
Bola.net - Liverpool sekali lagi mendapatkan pujian atas performa mereka di Premier League sejauh ini. Pasukan Jurgen Klopp ini masih begitu konsisten untuk mengamankan puncak klasemen sementara.
Saat ini Liverpool bertakhta dengan 61 poin, unggul 14 poin dari Manchester City di peringkat kedua. Selisih poin itu pun masih bisa bertambah karena Liverpool menyimpan tabungan satu pertandingan.
Analis Premier League, Danny Murphy, meyakini Liverpool yang sekarang bukanlah tim yang pertama belajar bermain di bawah Klopp lalu. Dahulu mereka hanya mengandalkan semangat juang untuk menang, sekarang ada banyak cara melakukannya.
Apa maksud Murphy? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tim Istimewa
Menurut Murphy, torehan Liverpool di Premier League musim ini bukan sekadar hebat, tapi luar biasa. Premier League merupakan liga paling sulit, tapi The Reds membuatnya seakan-akan mudah.
"Tim Liverpool yang ini benar-benar berbeda. Memenangkan 20 dari 21 pertandingan di Premier League musim ini, yang mungkin merupakan liga paling kompetitif di dunia, itu luar biasa," ujar Murphy kepada Daily Mail.
"Konsistensi Liverpool fenomenal. Mereka bisa tampil lebih kuat dari tim mana pun, seperti yang mereka lakukan atas Leicester lalu. Mereka juga bisa mengontrol pertandingan dan memenangkannya."
"Mereka melakukan itu berkali-kali musim ini dan karena itulah mereka juara yang terpilih," imbuhnya.
Tahu Caranya Menang
Lebih lanjut, yang paling istimewa dari Liverpool musim ini adalah kemampuan mereka untuk memetik kemenangan dengan berbagai cara. Tidak jarang kemenangan Liverpool tiba lewat gol-gol di menit ke-90 atau mendekati.
"Beberapa waktu lalu, Liverpool di bawah Klopp hanya punya satu kekuatan, fanatik. Sekarang mereka punya Alisson dan Virgil van Dijk dan bisa memenangkan pertandingan dengan berbagai cara," lanjut Murphy.
"Bisa meraih laju awal musim terbaik dari tim mana pun merupakan pencapaian fantastis," pungkasnya.
Sumber: Daily Mail
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







