Liverpool Didesak Tak Gegabah Pecat Arne Slot, Mohamed Salah Disebut 'Pembunuh Pelatih'

Ari Prayoga | 24 Mei 2026 22:58
Liverpool Didesak Tak Gegabah Pecat Arne Slot, Mohamed Salah Disebut 'Pembunuh Pelatih'
Pelatih Liverpool, Arne Slot. (c) AP Photo/Dave Shopland

Bola.net - Musim yang naik turun bersama Liverpool membuat posisi Arne Slot mulai menjadi sorotan. Namun, mantan pelatih FC Zwolle sekaligus mentor Slot, Jan Everse, menegaskan bahwa The Reds akan melakukan kesalahan besar jika memutuskan memecat pelatih asal Belanda tersebut.

Everse menilai persoalan Liverpool musim ini bukan sepenuhnya kesalahan Slot. Menurutnya, faktor perekrutan pemain yang kurang tepat serta menurunnya performa beberapa pemain senior menjadi penyebab utama inkonsistensi tim.

Advertisement

Meski menjalani musim yang tidak mudah, Liverpool masih berada di ambang lolos ke Liga Champions musim depan. Situasi itu membuat Everse heran jika ada pihak yang mulai meragukan kapasitas Slot.

“Hal terburuk yang bisa terjadi untuk Arne adalah dia dipecat. Tapi itu akan menjadi keputusan yang sangat bodoh,” ujar Everse.

Pria berusia 72 tahun itu juga mengingatkan bahwa Jurgen Klopp membutuhkan waktu panjang untuk membangun Liverpool menjadi tim elite Eropa. Karena itu, ia merasa Slot pantas mendapatkan dukungan yang sama.

“Klopp berada di Liverpool selama sembilan tahun. Slot datang lalu langsung membawa tim menjadi juara dan semua orang senang,” lanjutnya.

1 dari 3 halaman

Hubungan Slot dan Salah Memanas

Sorotan terhadap Slot semakin besar setelah hubungannya dengan Mohamed Salah dikabarkan memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Penyerang asal Mesir itu sempat melontarkan komentar pedas yang menyebut klub “melemparkannya ke bawah bus”.

Tidak hanya itu, Salah juga sempat menyindir gaya permainan Slot melalui unggahan media sosial dengan meminta Liverpool kembali memainkan sepak bola agresif ala Klopp yang dikenal sebagai “heavy-metal football”.

Everse mengaku sudah melihat penurunan performa Salah sejak beberapa waktu lalu. Bahkan, saat konflik pertama antara Slot dan Salah muncul pada Desember lalu, ia langsung menghubungi mantan anak asuhnya tersebut.

“Saya mengatakan kepadanya untuk tetap kuat karena Salah bermain buruk. Dia sudah tidak lagi melewati bek seperti dulu,” kata Everse.

Meski tetap mengakui kontribusi besar Salah selama bertahun-tahun di Anfield, Everse menilai pemain berusia 33 tahun itu memiliki karakter yang bisa mempersulit pelatih.

“Dia memang pemain hebat dan memenangkan banyak pertandingan penting untuk Liverpool. Tapi Salah adalah pembunuh pelatih seratus persen,” tegasnya.

2 dari 3 halaman

Rekrutan Baru Dinilai Belum Maksimal

Selain faktor Salah, Everse juga menilai kebijakan transfer Liverpool musim ini belum berjalan sesuai harapan. Banyaknya pemain baru yang datang dianggap membuat tim membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan keseimbangan permainan.

Ia menilai proses adaptasi para pemain anyar menjadi salah satu alasan performa Liverpool tidak stabil sepanjang musim.

“Masalahnya mereka membeli terlalu banyak pemain dan itu selalu membutuhkan waktu,” ujar Everse.

Meski demikian, ia optimistis Liverpool akan kembali bersaing dalam perebutan gelar musim depan apabila manajemen tetap memberi kepercayaan kepada Arne Slot.

3 dari 3 halaman

Klasemen Premier League 2025/2026

LATEST UPDATE