Liverpool Diklaim Takkan Mampu Meniru Dominasi MU yang Dulu, Apa Alasannya?
Yaumil Azis | 23 Juli 2020 14:52
Bola.net - Publik percaya bahwa Liverpool bisa mendominasi Inggris dan Eropa dalam beberapa tahun mendatang. Namun Gary Neville selaku legenda Manchester United tidak sepakat dengan anggapan tersebut.
Musim lalu, Liverpool menjuarai Liga Champions setelah mengalahkan sesama klub Inggris, Tottenham Hotspur, pada laga final. Musim ini, The Reds berjaya di liga domestik dengan menjadi kampiun lagi setelah menunggu selama 30 tahun.
Liverpool benar-benar mendominasi Premier League musim 2019-2020. Bahkan, juara bertahan Manchester City tak mampu memberikan gangguan berarti. Bahkan, sebelum lockdown, The Reds unggul 25 poin atas peringkat kedua.
Dipimpin Jurgen Klopp di kursi manajer, performa Liverpool begitu menginspirasi dengan mengandalkan pemain-pemain seperti Trent Alexander-Arnold (jebolan akademi), Andrew Robertson (seharga 8 juta pounds), dan Jordan Henderson (senilai 15 juta pounds).
Klub Merseyside Merah tersebut juga memiliki trio penyerang yang menakutkan, Sadio Mane (dibeli seharga 30 juta pounds), Mohamed Salah (34,3 juta pounds), dan Roberto Firmino (29 juta pounds).
Namun, Neville menilai Liverpool tak akan bisa sedominan Manchester United pada era Sir Alex Ferguson. Ada alasan khusus di balik keyakinan Neville itu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Liverpool Belanja Tak Terlalu Banyak
Menurut Neville, Liverpool sulit mendomasi sepak bola Inggris karena tak terlalu banyak belanja pemain. Bahkan, aktivitas belanja The Reds masih kalah dibanding klub-klub besar Inggris lainnya.
Ketika ditanya apakah Liverpool akan mendominasi selama satu dekade ke depan, Neville menjawab tegas. "Tidak," kata Neville, seperti dilansir The Sun, Rabu (22/7/2020).
"Liverpool, pada bisnis transfernya, terlalu sederhana dibandingkan klub-klub lain. Pemilik mereka tak memiliki uang sebanyak Manchester City, atau punya kekuatan belanja seperti Manchester United atau Chelsea. Tidak seperti itu," imbuh Nevillle, yang dulu biasa beroperasi di sektor bek kiri.
Meskipun demikian, Neville memuji kecerdikan Jurgen Klopp mengoperasikan dana belanja yang kecil dari klub.
"Apa yang dilakukan Liverpool dalam tiga tahun terakhir adalah memulai menciptakan sebuah era. Mencapai final Liga Champions, memenangi Liga Champions, memenangi liga, mereka berada di tengah-tengah sesuatu di sini," ujar Neville.
"Apa yang dilakukan Jurgen Klopp di Liverpool jelas luar biasa. Dia tak memiliki sumber daya seperti Pep Guardiola, maupun sumber daya yang dimiliki para manajer Manchester United dalam tujuh tahun terakhir. Tapi, dengan fokus yang baik dan perekrutan presisi, dia berhasil mengembangkan tim hebat."
"Jika Liverpool bisa menjuarai liga lagi tahun depan, atau kembali ke final Liga Champions atau meraih gelar domestik handa, maka itu saatnya kita kembali bicara tentang tim yang benar-benar hebat," imbuh Neville.
The Reds Harus Bekerja Lebih Keras
Menurut Gary Neville, Klopp harus melecut para pemainnya lebih keras lagi pada musim depan jika ingin mempertahankan gelar Premier League.
"Klopp harus melecut pemainnya sedikit lebih keras, untuk membuat mereka mengerti bahwa tak bisa lagi turun dua atau tiga persen dibanding sekarang, karena City atau klub-klub lain akan memberi perlawanan lagi," tutur Neville.
"City sudah menunjukkan standar mereka, Liverpool juga punya. Sekarang Liverpool harus mempertahankannya."
"Apa yang dilakukan Sir Alex Ferguson di United adalah membangun skuad hebat untuk menang selama tiga atau empat tahun, kemudian mengubahnya lagi dan beradaptasi supaya menang kembali pada tiga atau empat tahun berikutnya."
"Sir Alex terus melakukan itu selama 20 tahun. Jelas dia pria jenius dan itulah mengapa ia disebut manajer terhebat," imbuh Neville tentang masa kejayaan Manchester United pada era 1990-an dan 2000-an.
Sumber: The Sun
Disadur dari: Bola.com (Yus Mei Sawitri)
Diunggah pada: 23 Juli 2020
Baca Juga:
Singgung Handball Paul Pogba, Patrice Evra Sebut Marcus Rashford Main Buruk
Misi Terakhir Manchester United di Premier League: Menang Lawan Leicester
Sungguh Pedas Kritikan Legenda Manchester United untuk Paul Pogba
David de Gea Kok Tetap Bermain, Apa Kata Solskjaer?
Bagaimana Rasanya Berada di Posisi ke-3, Manchester United?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
