Liverpool Dipermak Manchester City, Andrew Robertson Disalah-salahkan
Yaumil Azis | 3 Juli 2020 10:43
Bola.net - Performa yang ditunjukkan penggawa Liverpool, Andrew Robertson, saat bertemu Manchester City tidak membuat Michael Owen puas. Sehingga wajar kalau sang legenda mengkritik performanya.
Jurgen Klopp mengusung skuat terbaik Liverpool saat bertamu ke markas Manchester City dalam laga lanjutan Premier League. Pertandingan tersebut berlangsung pada Jumat (3/7/2020) dini hari tadi.
Salah satu pemain Liverpool yang terlibat adalah Andrew Robertson. Namun, performa Robertson pada pertandingan tersebut berada di bawah standar hingga the Reds harus menahan malu karena kalah 0-4.
Sehingga wajar kalau mantan pemain Hull City itu menjadi sasaran kritik dari para pandit yang menyaksikan permainan. Legenda Manchester United, Gary Neville, menyebut dirinya bermain seperti habis terkena cambuk selama sepekan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Owen Kritik Andrew Robertson
Kritikan berikutnya datang dari legenda Liverpool, Michael Owen. Ia mengatakan bahwa Robertson melakukan dua dari sekian banyak kesalahan besar yang dilakukan oleh pemain Liverpool secara keseluruhan.
"Dia berlari ke ruang yang tidak berpenghuni [dalam gol Sterling], dia harusnya bertahan di posisinya karena di situlah operan terakhir dari Phil Foden datang," ucapnya kepada Premier League Productions.
"Anda melihat gol ketiga dan dia melakukan hal yang sama! Dia menerjang keluar saat seharusnya bertahan di posisinya, cukup tutup celahnya! Lihat dia sekarang, dia berlari keluar dan meninggalkan lubang yang besar," lanjutnya.
Terlalu Banyak Kesalahan
Dalam proses gol kedua Manchester City, Robertson lari menerjang Rodri dan membuat Phil Foden punya waktu beserta ruang untuk berkreasi. Karena itulah, ia mampu memberikan operan akhir kepada Sterling.
Ia kembali melakukannya dalam proses gol ketiga the Citizens. Ia menyerang Foden yang langsung menginisasi operan satu-dua dengan Kevin De Bruyne dan menyerang ruang kosong di sisi kiri pertahanan Liverpool.
"Saya rasa Liverpool membuat terlalu banyak kesalahan yang tidak berkarakter," ucap Owen.
Untungnya, Liverpool tidak memiliki kepentingan apapun pada pertandingan kali ini. Sebab mereka telah dinyatakan sebagai juara setelah Manchester City dikalahkan Chelsea pekan lalu.
(Metro)
Baca Juga:
- Dibantai Manchester City, Pemain Liverpool Disebut Tidak Bisa Melihat Bola
- Bernardo Silva Tidak Memberikan Aplaus kepada Liverpool dalam 'Guard of Honour'
- Dipermalukan Man City, Ini 5 Pemain Liverpool dengan Performa Terburuk
- Klasemen Pekan ke-32 Premier League Setelah Liverpool Dibantai Man City
- Statistik Laga Man City vs Liverpool: Kekalahan Kedua Terbesar Jurgen Klopp dan The Reds
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Habis Dihajar MU, Terbitlah Bodo/Glimt: Apa Kata Pep Guardiola?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:19
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












