Liverpool Diuntungkan Dengan Pergantian Manajer di Kubu Rival
Editor Bolanet | 26 Desember 2013 13:35
- Setelah sempat hanya menjadi penghuni papan tengah dalam beberapa tahun terakhir, musim ini bangkit dan berhasil menunjukkan performa terbaik mereka. The Reds saat ini memuncaki klasemen Premier League berkat keunggulan selisih gol atas .
Terkait pergeseran peta kekuatan di papan atas, fullback Glen Johnson mengemukakan alasannya. Ia menyatakan bahwa pergantian manajer yang dilakukan oleh sejumlah penghuni big four menciptakan keuntungan tersendiri yang mampu dimanfaatkan oleh Liverpool.
Biasanya ketika klub mendapatkan manajer baru, musim pertama berjalan tidak sesuai dengan keinginan mereka. Baru pada musim kedua segalanya terasa lebih baik, ungkap pemain 29 tahun ini.
Musim ini adalah masa transisi bagi banyak tim, jadi kami memiliki keuntungan persiapan tersendiri. Jika kami tetap fokus menjalani laga demi laga, Liverpool bisa menjadi sangat berbahaya.
Jika melihat pada urutan klasemen, perkataan Johnson memang benar adanya. Dua tim teratas saat ini, Liverpool dan Arsenal, adalah tim yang tidak melakukan pergantian manajer. Lain halnya dengan sejumlah tim big four musim lalu seperti Manchester United, Manchester City, dan Chelsea yang semuanya ditangani manajer anyar.[initial]
(pa/mri)
Terkait pergeseran peta kekuatan di papan atas, fullback Glen Johnson mengemukakan alasannya. Ia menyatakan bahwa pergantian manajer yang dilakukan oleh sejumlah penghuni big four menciptakan keuntungan tersendiri yang mampu dimanfaatkan oleh Liverpool.
Biasanya ketika klub mendapatkan manajer baru, musim pertama berjalan tidak sesuai dengan keinginan mereka. Baru pada musim kedua segalanya terasa lebih baik, ungkap pemain 29 tahun ini.
Musim ini adalah masa transisi bagi banyak tim, jadi kami memiliki keuntungan persiapan tersendiri. Jika kami tetap fokus menjalani laga demi laga, Liverpool bisa menjadi sangat berbahaya.
Jika melihat pada urutan klasemen, perkataan Johnson memang benar adanya. Dua tim teratas saat ini, Liverpool dan Arsenal, adalah tim yang tidak melakukan pergantian manajer. Lain halnya dengan sejumlah tim big four musim lalu seperti Manchester United, Manchester City, dan Chelsea yang semuanya ditangani manajer anyar.[initial]
Baca Juga
- Terry: Tak Ada Masalah Dengan Pertahanan Chelsea
- Lucas: Liverpool Jangan Terpengaruh Animo Fans
- Milner Ingin City Berhenti Menang Dengan Skor Besar
- Moyes: Seperti Januzaj, Ronaldo Juga Sering Dibully
- Redknapp: Sherwood Bisa Bawa Tottenham ke Eropa
- Putri Legenda Inggris Ternyata 'Kembaran' Mesut Ozil
- Dempsey Optimis Fulham Lolos dari Maut Degradasi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Segera Umumkan Kontrak Baru Kobbie Mainoo, Begini Detailnya!
Liga Inggris 22 April 2026, 12:41
-
Kalau Gak Main di MU, Bruno Fernandes Sudah Jadi Pemenang Ballon d'Or!
Liga Inggris 22 April 2026, 11:32
LATEST UPDATE
-
Bekuk Como, Inter Milan Ingin Kawinkan Gelar Coppa Italia dan Serie A
Liga Italia 22 April 2026, 13:46
-
Profil Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Era Terakhir Generasi Emas
Piala Dunia 22 April 2026, 13:38
-
Inter Milan Comeback Lawan Como, Marcus Thuram: Mantap Betul Cuy!
Liga Italia 22 April 2026, 13:31
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
Marcus Thuram Optimistis Inter Milan Raih Dua Trofi
Liga Italia 22 April 2026, 13:03
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













