Liverpool vs Manchester City: The Reds Kalah Kelas
Gia Yuda Pradana | 8 Februari 2021 11:10
Bola.net - Manchester City sukses menghajar Liverpool pada laga pekan ke-23 Premier League 2020/2021. Dalam laga yang dihelat di Anfield, Minggu (07/02) malam, The Citizens berhasil meraih kemenangan 4-1 dari tuan rumah.
Kemenangan ini sangat penting bagi City. Dengan tambahan tiga poin dari laga tersebut, skuad besutan Pep Guardiola ini kian nyaman memuncaki klasemen sementara Premier League 2020/2021. Saat ini, City mengoleksi 50 poin dari 22 laga.
Sementara itu, kekalahan ini membuat langkah The Reds untuk mempertahankan gelar juara mereka kian berat. Saat ini, armada yang dinakhodai Jurgen Klopp tersebut masih terdampar di peringkat keempat, dengan koleksi 40 poin dari 23 pertandingan.
Ada sejumlah hal yang bisa menjadi catatan dalam laga antara City dan Liverpool tersebut. Apa saja catatan-catatan itu? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Peluang City Lebih Berkualitas

Dalam laga ini, Liverpool unggul dalam penguasaan bola. Mereka mencatatkan 55.9% penguasaan bola pada laga ini. Sementara, City hanya memiliki 44,1% penguasaan bola.
Namun, menguasai bola tak berarti para penggawa Liverpool menciptakan peluang-peluang berkualitas untuk mengancam gawang Ederson. Soal kualitas peluang, Thiago Alcantara dan kawan-kawan justru harus mengakui keunggulan City.
Menurut catatan laman Understat, dalam laga ini, nilai expected goals (xG) Liverpool hanya berada di level 1,18. Nilai ini pun sudah memasukkan nilai peluang dari sepakan penalti, yang mencapai 0,76.
Sementara itu, City memiliki nilai xG sebesar 3,55. Jika angka ini dikurangi nilai xG penalti, yang gagal dimanfaatkan Ilkay Gundogan, sebesar 0,76 pun, kualitas peluang-peluang City masih lebih bagus ketimbang Liverpool.
Penyelesaian Akhir The Citizens Lebih Tajam

Tak hanya soal menciptakan peluang, ihwal menuntaskan kesempatan yang ada pun City lebih baik ketimbang The Reds. Mereka lebih mampu menuntaskan peluang yang dimiliki untuk membobol gawang lawan.
Dalam laga ini, kedua tim sama-sama memiliki delapan kesempatan tembakan. Namun, hanya tiga -termasuk sepakan penalti- dari delapan tembakan ini yang mengarah ke gawang Liverpool. Hanya satu dari tembakan ini yang berbuah gol ke gawang Ederson.
Sementara itu, dari delapan tembakan yang dilepaskan, City mencatatkan lima tembakan -termasuk satu sepakan penalti- ke arah sasaran. Empat dari lima sepakan ke gawang Liverpool ini berbuah gol.
Pertahanan Rendah City Repotkan Liverpool

Yang juga layak menjadi catatan adalah perubahan siasat yang diterapkan City pada laga ini. Tak seperti biasanya, pada laga ini, The Citizens menerapkan garis pertahanan yang cukup rendah. Bagi City, langkah ini digunakan untuk mengantisipasi ganasnya serbuan para penggawa The Reds.
Dalam pertandingan ini, benteng pertahanan City tak menekan terlalu tinggi. Hal ini berbeda dari para penggawa Liverpool yang melancarkan tekanan ke pertahanan tim tamu.
Kontrasnya permainan kedua tim ini bisa dilihat dari perbandingan nilai passes allowed per defensive action (PPDA) kedua tim. Dalam pertandingan ini, Liverpool mencatatkan angka 10,87. Sementara itu, City hanya mencatatkan nilai 20,63.
Pilihan Guardiola untuk tak menerapkan pressing tinggi pada laga ini berbuah manis. Terbukti, rapatnya pertahanan City membuat para penggawa Liverpool kesulitan menembus benteng mereka. Para penggawa City sukses memblok tiga dari delapan tembakan para penggawa Liverpool.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Alisson Dikritik Legenda Liverpool: Bikin Kesalahan Amatir!
Liverpool Babak Belur Karena Manajemen Pelit?
Mulai Rajin Bikin Gol, Ilkay Gundogan Ubah Gaya Mainnya?
Kunci Manchester City Kalahkan Liverpool: Keberanian
Batal Menang WO, Liverpool Bakal Hadapi Tuan Rumah RB Leipzig di Budapest
Roy Keane: Liverpool Banyak Alasan, Juara yang Buruk
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tersingkir dari Carabao Cup, Xabi Alonso Sebut Chelsea Mainnya Gak Jelek-jelek Amat!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:41
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
LATEST UPDATE
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





