Liverpool vs Spurs: Mou Unggul Statistik, Klopp Menang Head to Head
Gia Yuda Pradana | 16 Desember 2020 08:43
Bola.net - Pertemuan antara Liverpool dan Tottenham Hotspur pada tengah pekan ini akan menjadi ajang adu strategi bagi pelatih kedua tim. Arsitek Liverpool, Jurgen Klopp, bakal beradu taktik dengan pelatih Spurs, Jose Mourinho.
Klopp dan Mourinho sama-sama dikenal sebagai pelatih-pelatih papan atas saat ini. Klopp merupakan pelatih terbaik dunia pada edisi 2019 lalu. Sementara, Mourinho sempat meraih gelar pelatih terbaik dunia sebanyak empat kali.
Di sisi lain, Klopp dan Mourinho memiliki gaya kepelatihan yang sangat kontras. Klopp dikenal dengan gaya permainan menyerang dipadu dengan gegenpressing. Sementara, Mou dikenal dengan pendekatan ultradefensifnya dalam permainan.
Bagaimana perbandingan data antara Klopp dan Mourinho? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Pengalaman Mourinho Lebih Banyak

Mourinho masuk ke dunia kepelatihan jauh lebih dulu ketimbang Klopp. Pria asal Portugal ini merintis kariernya sebagai pelatih pada 1 Juli 1987, dengan menjadi manajer Setubal FC U-17.
Sementara, Klopp mulai memasuki dunia kepelatihan pada 2001. Ketika Mourinho mulai karier sebagai pelatih, Klopp baru saja bergabung dengan Eintracht Frankfurt dengan status sebagai pemain.
Sejauh ini, sebagai pelatih kepala, Mourinho sudah memimpin anak asuhnya dalam 961 pertandingan. Sementara, Klopp 'baru' 871 kali menakhodai anak asuhnya dalam pertandingan.
Mou Unggul Rataan Poin

Tak hanya soal pengalaman, Mourinho juga memiliki kelebihan lain dibanding Klopp. Dari 961 pertandingan yang sudah dilakoninya, pelatih berusia 57 tahun tersebut meraih 617 kemenangan, 193 hasil imbang, dan 151 kekalahan.
Dengan catatan ini, Mou mengoleksi total 2044 poin. Rataan poin per pertandingan The Special One mencapai 2,13.
Sementara, sepanjang 871 laga yang telah dilaluinya, Klopp meraih 464 kemenangan, 199 hasil imbang, dan 208 kekalahan.
Dengan raihan tersebut, Klopp total mengoleksi 1591 poin. Catatan rataan poin per pertandingan pelatih berusia 54 tahun tersebut adalah 1,83.
Klopp Menang Head to Head

Di sisi lain, ada sisi di mana Mourinho harus mengakui keunggulan Klopp. Secara head to head, eks pelatih Manchester United ini harus mengakui keunggulan koleganya tersebut.
Sepanjang karier kepelatihan mereka, Mourinho dan Klopp sudah bertemu sebanyak sebelas kali. Hasilnya, Klopp menang lima kali dan imbang empat kali. Sisanya, dua pertandingan, dimenangi Mourinho.
Sementara, sepanjang karier kepelatihannya, Klopp sudah 12 kali menghadapi Spurs. Hasilnya, ia tujuh kali meraih kemenangan dan empat kali imbang. Sisanya, dalam sekali pertandingan, ia menelan kekalahan. Rataan poin per pertandingan Klopp kala menghadapi Spurs adalah 2,08.
Mourinho, sepanjang karier kepelatihannya, sudah 29 kali menghadapi Liverpool. Hasilnya, ia meraih 12 kemenangan dan sembilan hasil imbang. Sisanya, dalam delapan pertandingan, ia menelan kekalahan. Rataan poin per pertandingan Mou saat berhadapan dengan The Reds adalah 1,55.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Prediksi Liverpool vs Tottenham 17 Desember 2020
- Data dan Fakta Premier League: Liverpool vs Tottenham
- Liverpool vs Tottenham Hotspur: Rekor The Reds Unggul Mutlak
- Potret-potret Cantik dan Seksinya Pasangan Hidup Oleksandr Zinchenko
- Reporter Cantik Ini Juga Dikenal Sebagai Penggemar Fanatik Lazio
- Georgina Rodriguez Seksi dan Bugar dengan Pakaian-pakaian Yoga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



